Pemkot Palu Minta Didoakan dari Tanah Suci

oleh -
Dari kiri, Imran M. Lataha, drg. H. Lutfia, H. Ma’sum Rumi, H. Abdul Mun’im A. Godal, disesi Door Prize pasca pelepasan Calhaj di Asrama haji transit Palu, Kamis (20/7) (FOTO : MAL/YAMIN)

PALU – Pemerintah Kota Palu (Pemkot) meminta pada Calon haji (Calhaj) Kota Palu untuk mendoakan pemkot dan seluruh masyarakat Kota Palu dari tanah suci.

Hal itu disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Kota Palu, Imran M. Lataha saat mewakili Walikota Palu melepas Calhaj Kota Palu di asrama haji transit Palu, Kamis (20/7).

“Dalam kesempatan berbahagia ini saya berharap pada Calon haji Kota Palu ketika sampai dimasjid Nabawi, yang lebih tepat raodhatul Madinah tempat makam Nabi Muhammad SAW, maupun di Masjidil Haram Makkah untuk mendoakan seluruh warga kota Palu dan pemerintah agar selalu mendapatkan bimbingan dan lindungan Allah SWT, sehingga bisa menjalankan ajaran agama yang lebih baik dan benar serta selalu diberi kesabaran dan ketabahan ketika diberikan ujian-ujian kehidupan khususnya dalam membangun Kota Palu,” pintanya.

Imran menyampaikan harapannya pada seluruh Calhaj jelang keberangkatan ke tanah suci, agar harus siap dalam berbagai hal, terutama beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang dapat mengganggu kekhusyuan beribadah, menghilangkan sifat egois atau merasa benar sendiri, sikap arogan, dan meremehkan orang lain.

“Bangun rasa kasih sayang, perkuat persaudaraan, perkokoh persatuan, kembangkan jiwa solidaritas, pupuk nilai-nilai budaya toleransi kekeluargaan dan kegotongroyongan,  dan saling menghormati. Serta tampillah sebagai sosok haji yang berakhlak baik sebagaimana budaya kita saat ini. yaitu budaya kaili,” imbaunya.

Dipenghujung dia berujar pada Calhaj agar patut bersyukur telah memenuhi persyaratan hingga dapat memenuhi panggilan Allah SWT. Karena menurutnya banyak yang memiliki keinginan yang sama namun belum mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Sebagai contoh kami yang mendapaftar ditahun 2015 ini mungkin ditahun 2020 baru bisa diberangkatkan. Maka bersyukur bapak dan ibu diberikan kesempatan tahun ini. Semoga dengan jumlah kuota yang meningkat sekarang antrian bisa cepat seperti harapan kita bersama,” tandasnya. (YAMIN)