POSO – Konferensi Cabang (Konfercab) II Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Poso menetapkan H. Sutami M. Idris sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Poso periode 2026-2031, Senin (01/6).

Dalam forum yang sama, Ahmad Badjeber terpilih sebagai Rais Syuriah PCNU Poso.

Penetapan kepengurusan baru tersebut menjadi tonggak penting bagi penguatan peran NU di Kabupaten Poso, sekaligus menjawab berbagai kebutuhan umat dan tantangan organisasi ke depan.

Konfercab yang berlangsung demokratis itu mendapat apresiasi dari Sekretaris Wilayah NU Sulawesi Tengah, Dr. H. Faisal Attamimi.

Ia menilai seluruh rangkaian sidang berjalan tertib dan mencerminkan kematangan organisasi. Proses pemilihan kali ini menjadi contoh baik dalam regenerasi kepemimpinan di tubuh NU.

“Kami berharap ke depan tidak lagi terjadi kekosongan kepemimpinan yang harus diisi oleh caretaker. Sebisa mungkin enam bulan sebelum masa jabatan berakhir sudah dipersiapkan secara matang,” ujarnya.

Usai ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah, H. Sutami M. Idris menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Konfercab yang telah memberikan kepercayaan kepadanya memimpin PCNU Poso lima tahun kedepan.

Ia menegaskan amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan demi kemajuan organisasi dan pelayanan kepada umat.

“Ini amanah yang sangat berat untuk dipertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Mudah-mudahan kami bisa melewati proses ini hingga akhir masa periode,” tuturnya.

Ia menyebut, dalam waktu dekat, PCNU Poso akan menggelar pelantikan dan pengukuhan kepengurusan.

“Hal itu guna memperkuat kolaborasi dengan MWCNU serta mempercepat realisasi program-program organisasi,” tandasnya.