Kesal Tak Diberi Pinjaman, Nasabah Nekat Bom Kantor BRI Unit Ampana

oleh
Kapolda Sulteng, Irjen Pol Syafril Nursal didamping Kapolres Touna, AKBP Alfred Ramses Sianipar dan Wabup Touna Admin As Lasimpala saat meninjau Kantor BRI Unit Ampana yang rusak total. (FOTO: MAL/SAFA'AD)

AMPANA – Seorang nasabah berinisal TA nekat melempari Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Ampana dengan bom molotov, Ahad (15/03). Akibat ulahnya, ruang pelayanan Kantor BRI Unit Ampana rusak total.

Ia datang ke Kantor Bank BRI Unit Ampana sekitar pukul 07.30 Wita dengan menggunakan mobil pick-up Daihatsu Grand Max warna silver berisi beberapa bom molotov.

Menurut Kapolda Sulteng, Irjen Pol Syafril Nursal, pelaku adalah nasabah yang bermasalah di BRI yang mengajukan permohonan pinjamam. Saat dalam proses oleh pihak bank, yang bersangkutan merasa tidak puas dan akhirnya nekat melempari Kantor Bank BRI dengan bom molotov.

“Sebelum melampari Kantor BRI Unit Ampana dengan bom molotov, sebelumnya pelaku sudah bertengkar dengan Satpam bank. Satpan tidak bisa menahan pelaku karena yang bersangkutan membawa bom molotov,” ungkap Kapolda.

Menurutnya, usai melampari kantor bank dengan bom molotov, pelaku meninggalkan satu buah dos yang di dalamnya diduga berisi bahan peledak.

“Untuk sementara ini motif pelaku semata-mata soal pinjaman, ini juga akan kita dalami. Saat ini pelaku telah diamankan. Ini berkat kerja cepat dari tim kepolisian sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama pelaku berhasil ditangkap,” jelasnya.

Pantauan media ini, nampak tim penjinak bom tengah berupaya menjinakkan sebuah dos yang diduga berisi alat peledak. (SAFA’AD)

Donasi Bencana Sulbar