Kanwil Kemenag Sulteng Gelar Workshop Libatkan Amil BAZNAS

oleh -59 Kali Dilihat

PALU – Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tengah melalui Kabid Bimais, melaksanakan workshop Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), yang melibatkan Amil BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Workshop ini digelar di salah satu tempat di Kota Palu, Selasa (28/09).

Plt Kanwil Kemenag Sulteng H. Mukhlis, yang membuka acara tersebut mengatakan, BAZNAS merupakan lembaga yang dibentuk pemerintah, yang tujuannya untuk mengumpulkan zakat. Dengan menggerakan dan mengelola dana umat yang sesuai standar.

“Amil merupakan profesi yang sangat jelas dinyatakan dalam Alquran, Olehnya, amil bekerja sesuai amanah serta menyalurkan dan dirasakan bagi gang benar menerima,” terangnya.

Pengurus maupun Amil BAZNAS lanjutnya, harus gencar memberikan pemahaman terkait zakat kepada masyarakat.

“Khususnya bagi orang orang yang memiliki kelebihan harta, agar mengeluarkan zakat dari hartanya yang di milikinya tersebut,” ajaknya.

Mukhlis yang saat ini masih sebagai pejabat kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toli-Toli itu menegaskan, harta yang dimiliki ada pemotongan zakat 2,5 persen di dalamnya, dan dalam Alquran dinyatakan “ambilah”.

“Di situ ada penegasan ambil, bukan meminta kepada wajib zakat, namun selama ini kesadaran soal itu pada wajib zakat masih kurang,” tandasnya.

Sementara Kasi Pengelolaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sulteng H. Umar mengatakan, dilaksanakannya SKKNI dengan tujuan untuk penguatan bagi Amil BAZNAS.

Selain itu, melaksanakan tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi dan uji kompetensi.

“Dengan berjalannya standar pengelolaan zakat yang baik secara administrasi maupun kinerja, serta hal lainnya, maka diharapkan Baznas kedepannya akan lebih maksimal dalam pengelolaan dana umat,” kata Umar.

Reporter: Hady/Editor: Nanang