PALU, MAL – Mahasiswi Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu, Salsabila, berhasil mengharumkan nama kampus setelah meraih juara pertama cabang lomba penulisan puisi pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Sulawesi Tengah 2026.
Berkat capaian tersebut, Salsabila dipastikan menjadi wakil Sulawesi Tengah pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jember, Jawa Timur, pada Agustus mendatang.
Pengumuman pemenang Peksimida Sulawesi Tengah (Sulteng) digelar di Universitas Tadulako (Untad), Senin (6/7) sore.
Dalam kompetisi yang berlangsung sejak 30 Juni hingga 1 Juli 2026 itu, Salsabila berhasil mengungguli peserta dari berbagai perguruan tinggi di Sulteng, di antaranya Untad, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Fakultas Sastra Universitas Alkhairaat, tetapi juga bagi Provinsi Sulteng karena membuka peluang daerah kembali berprestasi di tingkat nasional melalui ajang seni mahasiswa.
Saat ditemui, mahasiswi semester IV asal Desa Bangkir, Kabupaten Tolitoli, itu mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari doa, dukungan, serta bimbingan para dosen dan rekan-rekan selama mengikuti kompetisi.
“Saya berterima kasih atas doa dan dukungan semua pihak atas capaian saya hari ini, khususnya kepada Dekan Fakultas Sastra, Bapak Syamsuddin, dan Wakil Dekan I, Ibu Mardiah Baharta,” ujar Salsabila, di Palu, Selasa (7/7).
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Alkhairaat, drg. Lutfiah Sahabuddin, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswi Fakultas Sastra tersebut.
Menurut Lutfiah, Unisa mengirimkan mahasiswa pada sejumlah cabang seni dalam Peksimida tahun ini. Meski belum seluruh peserta berhasil meraih gelar juara, partisipasi mereka dinilai menjadi pengalaman berharga sekaligus modal untuk meningkatkan prestasi pada ajang berikutnya.
Lutfiah yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026–2029 berharap keberhasilan Salsabila mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik maupun seni.
“Harapannya, prestasi Salsabila ini bisa memotivasi mahasiswa lainnya di UNISA. Kita bisa membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Alkhairaat mampu berprestasi di tingkat Sulawesi Tengah, bahkan berpeluang mengukir prestasi di tingkat nasional,” katanya.
Pernyataan tersebut turut diamini Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Sastra Unisa, Mardiah.
Keberhasilan di Peksimida 2026 menambah daftar prestasi yang ditorehkan Salsabila sepanjang tahun ini. Sebelumnya, ia juga berhasil menjadi penulis esai terbaik pada ajang Selebrasi Krida Duta Bahasa 2026 yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Sulteng bersama rekannya, Andi Isma Wardani, yang juga merupakan mahasiswi Fakultas Sastra Unisa Palu.
Dengan torehan tersebut, Salsabila diharapkan mampu membawa nama baik Unisa dan Provinsi Sulteng pada Peksiminas XVIII 2026 di Jember, sekaligus melanjutkan tradisi prestasi mahasiswa daerah di tingkat nasional.

