PALU -Kepala Bappeda Provinsi Sandra Tobondo menyampaikan bahwa pencanangan komitmen bersama/kampanye penurunan stunting terintegrasi kemiskinan, pada 20 Agustus 2022, di Desa Pakuli Kabupaten Sigi, untuk itu OPD teknis diimbau sudah dapat melaksanakan program intervensi penurunan stunting yang terintegrasi dengan Kemiskinan.

Sandra Tubondo mengatakan, beberapa OPD yang sudah akan memulai program intervensi, seperti ESDM dapat melakukan kegiatan pemasangan meteran KWH listrik gratis kepada masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat miskin, sesuai dengan kategori yang sudah ditetapkan. Selanjutnya Dinas P2KB dapat memberikan pelatihan kepada kelompok masyarakat untuk dapat mengolah makanan bergizi, sesuai dengan produksi yang ada di desa.

Selanjutnya Kepala Bappeda juga meminta OPD terkait untuk dapat melakukan sosialisasi perubahan pola kehidupan masyarakat yang lebih berkwalitas, seperti mengikuti program KB dan memperbaiki pola hidup sehat.

Intervensi program penurunan stunting ada pada 1000 hari kehidupan sejak lahir. Setelahnya kehidupan stunting akan terus ada pada individu tersebut, sehingga program yang mengintervensi ketercukupan makanan dan gizi ibu yang mengandung/melahirkan.

“Saya mohon kiranya kepala OPD yang memiliki program dan kegiatan intervensi pengurangan stunting yang dapat terintegrasi dengan kemiskinan, agar dapat melaksanakan pencanangan komitmen bersama  kampanye penurunan stunting terintegrasi kemiskinan yang akan dilaksanakan secara langsung oleh gubernur Sulteng di Desa Pakuli Kabupaten Sigi 20 Agustus mendatang,” ujar Sandra Tubondo.


Reporter: IRMA
Editor: NANANG