MOROWALI, MAL – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menggelar khitanan massal gratis untuk 150 anak di Bahodopi, Morowali, Ahad (05/07).
Kegiatan di Aula Serbaguna PT IMIP ini bekerja sama dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) IMIP, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Morowali dan Makassar, serta komunitas Himpunan Masyarakat Luwu Timur dan Gondrong Morowali.
Christina S, Penanggung Jawab Kegiatan dari Departemen CSR PT IMIP, menjelaskan, ini adalah kali kelima perusahaan menyelenggarakan khitanan massal sejak 2022. Program khitanan massal gratis ini menargetkan 150 anak dari keluarga kurang mampu di sekitar kawasan industri.
“Kami ingin meringankan beban ekonomi keluarga agar anak-anak tetap bisa mendapatkan layanan khitan yang aman, gratis, dan sesuai syariat agama. Program ini adalah bagian dari pilar kesehatan kami yang diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun,” kata Christina S.
PT IMIP bekerja sama dengan Klinik Kawanua untuk kontrol pasca-khitan, memastikan pemulihan kesehatan anak berjalan baik.
Kepala Puskesmas Bahodopi, Abdul Malik, mengapresiasi penyelenggaraan khitanan massal gratis tersebut. Menurutnya, teknik dan peralatan medis mutakhir yang digunakan dalam khitanan modern menjadikan proses ini lebih aman, nyaman, dan efisien.
“Tim medis yang bertugas merupakan tenaga kesehatan kompeten yang menerapkan standar pelayanan ketat, mulai dari pemeriksaan kondisi pasien sebelum tindakan, penggunaan alat steril, pemberian anestesi lokal untuk mengurangi rasa nyeri, hingga edukasi perawatan pasca-khitan,” jelas Abdul Malik.
Abdul Malik juga mengingatkan bahwa khitan membantu menjaga kebersihan organ reproduksi dan mengurangi risiko infeksi saluran kemih pada anak laki-laki. Ia menekankan pentingnya mematuhi petunjuk perawatan.
“Kami harap pasien dan keluarga mematuhi petunjuk perawatan, menjaga kebersihan area khitan, serta berkonsultasi ke klinik yang telah ditunjuk untuk perawatan lebih lanjut,” kata Abdul Malik. ***

