PALU, MAL – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid akan menjadi narasumber PKKMB Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad).
Hal ini terungkap setelah Hadianto Rasyid menerima audiensi panitia PKKMB di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Senin lalu.
Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FEB Universitas Tadulako tahun 2026, sekaligus menyampaikan undangan kepada Hadianto Rasyid untuk kembali menjadi narasumber utama.
Ketua Panitia PKKMB FEB Untad, Femilia, mengatakan kehadiran Hadianto Rasyid sebagai narasumber selalu mendapat antusiasme dari mahasiswa baru.
“Kami mengundang Bapak Wali Kota untuk kembali menjadi narasumber pada PKKMB FEB Untad Tahun 2026. Kehadiran beliau pada tahun-tahun sebelumnya memberikan banyak inspirasi dan wawasan kepada mahasiswa baru mengenai Kota Palu dan tantangan pembangunan daerah,” kata Femilia.
Menurut Femilia, materi yang disampaikan Wali Kota memperkenalkan kondisi dan potensi Kota Palu, sekaligus mengajak mahasiswa berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui ilmu, inovasi, dan pengabdian.
Menanggapi undangan tersebut, Wali Kota Hadianto Rasyid mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh FEB Universitas Tadulako.
Ia menyatakan kesediaannya untuk hadir dan berbagi pengalaman kepada mahasiswa baru dalam acara PKKMB Untad mendatang.
Hadianto Rasyid menilai masa pengenalan kehidupan kampus penting dalam membentuk pola pikir dan karakter mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.
Menurutnya, mahasiswa harus dipersiapkan menjadi pribadi adaptif, inovatif, dan peduli terhadap persoalan masyarakat.
“Mahasiswa merupakan aset daerah yang memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan Kota Palu. Karena itu, sejak awal memasuki dunia perkuliahan, penting bagi mereka untuk memahami kondisi daerah, peluang pembangunan, serta bagaimana mereka dapat mengambil bagian dalam menghadirkan solusi melalui kompetensi yang dimiliki,” ungkap Hadianto Rasyid.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Palu dan Universitas Tadulako terus diperkuat. Kolaborasi ini tidak hanya melalui kegiatan PKKMB Untad, tetapi juga dalam program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat untuk percepatan pembangunan daerah. ***
