MAKASSAR, MAL – Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA604 mengalami insiden pecah ban saat mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.45–11.00 WITA.
Seluruh 156 penumpang dan awak pesawat dilaporkan selamat tanpa korban jiwa, sementara insiden tersebut sempat menyebabkan penutupan sementara landasan pacu untuk proses evakuasi dan pemeriksaan keamanan.
Pesawat GA604 yang melayani rute Jakarta–Makassar itu mengalami pecah ban pada roda pendaratan saat proses landing. Akibat kejadian tersebut, pesawat mengalami kerusakan pada bagian roda pendaratan dan kemungkinan pada struktur undercarriage. Namun, tidak dilaporkan adanya kebakaran maupun kerusakan struktural fatal lainnya.
Manajemen Garuda Indonesia mengonfirmasi seluruh penumpang dan awak pesawat berhasil dievakuasi dengan aman.
“Garuda Indonesia mengonfirmasi insiden pecah ban pada penerbangan GA604 dari Jakarta ke Makassar. Seluruh 156 penumpang dan awak selamat. Kami sedang berkoordinasi dengan KNKT dan otoritas bandara untuk investigasi lebih lanjut,” demikian pernyataan resmi manajemen Garuda Indonesia.
Setelah insiden terjadi, tim darurat bandara yang terdiri atas petugas pemadam kebakaran, medis, dan teknisi langsung diterjunkan ke lokasi. Penumpang dievakuasi dari pesawat, sementara petugas melakukan pemeriksaan kondisi pesawat dan pembersihan area landasan.
Otoritas Bandara Sultan Hasanuddin menutup sementara landasan pacu untuk mendukung proses evakuasi dan memastikan keselamatan operasional penerbangan.
“Landasan pacu ditutup sementara untuk evakuasi pesawat dan pemeriksaan keamanan. Kami mengimbau penumpang untuk memantau informasi penerbangan melalui aplikasi atau situs resmi bandara,” ujar otoritas bandara.
Penutupan sementara runway menyebabkan sejumlah penerbangan mengalami penundaan dan pembatalan. Namun, hingga sore hari, landasan pacu telah kembali dibuka setelah proses evakuasi dan pemeriksaan keamanan selesai dilakukan.
Penyanyi Ari Lasso yang turut berada dalam penerbangan tersebut mengaku bersyukur karena seluruh penumpang dan awak pesawat selamat.
“Alhamdulillah, saya dan keluarga selamat. Terima kasih kepada Garuda Indonesia dan tim bandara yang telah membantu evakuasi dengan cepat dan aman,” kata Ari Lasso.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya atas penanganan cepat yang dilakukan petugas.
“Saya bersyukur seluruh penumpang dan awak selamat. Ini adalah pengalaman yang tidak terlupakan, namun kami merasa aman berkat respons cepat tim darurat,” ujarnya.
Hingga Kamis sore, penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Garuda Indonesia telah memulai investigasi terhadap kondisi ban, prosedur perawatan pesawat, serta faktor operasional lainnya.
“Tim investigasi KNKT telah dikerahkan ke lokasi untuk menentukan penyebab pasti insiden. Kami akan memeriksa kondisi ban, prosedur perawatan, dan faktor operasional lainnya,” kata KNKT.
Garuda Indonesia menyatakan tetap berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan menyediakan akomodasi, transportasi, serta kompensasi bagi penumpang yang terdampak. Hasil investigasi resmi masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari KNKT dan otoritas penerbangan.
