SIGI, MAL – Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, menjadi lokasi pelaksanaan Penanaman Bawang Putih Serentak dalam rangka percepatan swasembada bawang putih nasional, Rabu (19/08).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan potensi pertanian daerah.
Penanaman serentak yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting tersebut dihadiri Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri Sulaeman, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Tengah Bartholomeus Tandigala, jajaran Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Kegiatan ini menandai semakin besarnya perhatian terhadap pengembangan komoditas bawang putih sebagai salah satu sektor strategis yang berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian dan ekonomi masyarakat pedesaan.
Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Tengah Bartholomeus Tandigala menilai Kabupaten Sigi memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan pengembangan hortikultura di Sulawesi Tengah. Menurutnya, pengembangan bawang putih perlu dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh petani.
“Swasembada pangan adalah agenda bersama. Dari Desa Oloboju, kita ingin membangun semangat dan optimisme bahwa Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap kemandirian pangan Indonesia,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada proses budidaya, tetapi juga memerlukan sinergi antara pemerintah, petani, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kita berharap gerakan ini tidak berhenti pada seremoni penanaman, tetapi menjadi awal dari pengembangan bawang putih yang modern, produktif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi petani serta masyarakat,” katanya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah.
Sejalan dengan pandangan DPRD Sulawesi Tengah, pengembangan bawang putih di Sigi juga diharapkan dapat memperkuat rantai ekonomi pedesaan melalui peningkatan produksi, pengolahan hasil pertanian, dan perluasan akses pasar bagi petani. ***
