PALU, MAL – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Audit dan Audit Berbasis Komputer bagi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Daerah Kota Palu pada Selasa (04/08).
Kegiatan selama tiga hari yang diselenggarakan Inspektorat Daerah Kota Palu ini menghadirkan narasumber kompeten, termasuk dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI, untuk memperkuat pengawasan berbasis digital.
Imelda Liliana Muhidin menegaskan, pelaksanaan Bimtek E-Audit ini penting seiring perkembangan zaman yang membawa perubahan besar menuju era digitalisasi.
Transformasi digital menuntut seluruh aparatur pemerintah, khususnya APIP, untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi.
Peningkatan kapasitas ini dinilai krusial agar APIP mampu menjalankan fungsi pengawasan secara lebih efektif, modern, dan akuntabel. Imelda berharap para peserta dapat menyerap materi dengan baik dan mengimplementasikannya di instansi masing-masing.
“Saya berharap seluruh peserta dapat menerima materi yang disampaikan dengan sebaik-baiknya dan benar-benar menerapkannya di instansi masing-masing. Jangan sampai kegiatan ini hanya menjadi formalitas,” kata Imelda.
Dia juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan kesempatan berdiskusi aktif dengan narasumber selama Bimtek berlangsung.
“Jangan sampai narasumber sudah kembali ke instansinya, tetapi masih ada pertanyaan yang belum terjawab. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Kalau kita ingin menjadi smart city, maka kita juga harus berubah mengikuti perkembangan. Jangan main-main dengan perubahan ini,” tegas Imelda.
Selain itu, Imelda mengajak seluruh peserta untuk bekerja penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas sebagai aparat pengawas internal pemerintah.
Dia menekankan agar Inspektorat Daerah Kota Palu benar-benar mengawal sistem pengawasan berbasis digital secara optimal.
“Karena ini adalah e-audit, maka kita sendirilah yang mengelola sistemnya. Saya berharap teman-teman Inspektorat dapat mengawal proses ini dengan baik sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” paparnya.
Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi di Kota Palu. ***
