Baznas Sigi Sosialisasi UPZ Tingkat Kecamatan dan Desa

oleh -
sosialisasi Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) dan penguatan Unit Pemgumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan dan Desa di kantor BAZNAS Sigi Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru, Senin (08/11).

SIGI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sigi, melaksanakan sosialisasi Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) dan penguatan Unit Pemgumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan dan Desa di Kantor Baznas Sigi Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru Senin (08/11).

Kegiatan yang dihadiri pengurus UPZ desa di dua kecamatan yakni, Kecamatan Sigi Biromaru dan Kecamatan Marawola. Kegiatan ini dipimpin Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Sigi, Hadi Wijaya yang juga sebagai pemateri, dan didampingi wakil ketua bidang pendistribusian Ilham.

Hadi Wijaya mengatakan, dalam menunjang kerja kerja Baznas untuk penyelenggaraan Zakat Infaq dan Sedekah, maka perlu dibentuk UPZ di seluruh lembaga pemerintahan, BUMN, BUMD, kecamatan sampai ke desa.

Hal tersebut lanjutnya, sesuai Instruksi Presiden RI yang tertuang dalam nomor 3 tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementrian/Lembaga, Sekretariat Jendral Lembaga Negara, Sekretariat Jendral Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah melalui Badan Amil Zakat Nasional.

“Penguatan pembentukan UPZ ini juga diatur dalam keputusan ketua umum Badan Amil Zakat Nasional KEP. 013/BP/BAZNAS/V/2012, tentang, Pedoman Pengelolaan Unit Pemgumpul Zakat, peraturan Badan Amil Zakat Nasional nomor 2 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pemgumpul Zakat,” terangnya.

Hadirnya UPZ di tingkat desa maupun kecamatan lanjutnya, akan menjadikan pengelolan zakat lebih baik, masyarakat yang telah wajib zakat (Muzaki) akan diketahui. Demikian pula penerima manfaat atas ZIS tersebut, juga akan terlaksana sesuai petunjuk delapan asnaf.

“Demikian juga potensi potensi zakat yang ada di desa, sehingga menjadi tugas pengurus UPZ melakukan pendataan potensi tersebut selain yang memiliki harta lebih, juga potensi zakat ada pada pertanian, peternakan maupun usaha lainnya yang ada di desa tersebut,” ujarnya.

Pertemuan itu juga hadir pengurus Baznas Sigi Hj. Aifah Djaelangkara dan para amil yang dilanjutkan pemberian bantuan sembako pada penerima manfaat (mustahik) dari Desa Mpanau.

Reporter: Baznas
Editor: Nanang