PALU, MAL – Pengurus Daerah Karate-Do Gojukai Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) akan mengirimkan lima atlet dan dua wasit untuk berlaga dalam Kejuaraan Nasional Jaksa Agung Cup III di Jakarta, yang dijadwalkan pada 25-27 Agustus 2026.

Kejuaraan ini akan mempertemukan atlet Karate Gojukai Sulteng dari 21 provinsi berbeda di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Ini merupakan kelanjutan dari Piala Jaksa Agung I (2023) dan Piala Jaksa Agung II (2024).

Berdasarkan data sementara peserta yang telah mengirimkan bukti transfer pendaftaran, sedikitnya 21 provinsi akan ambil bagian, yakni Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jambi, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Banten, Bangka Belitung, Bali, Lampung, Sulawesi Tenggara, DI Yogyakarta, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Bengkulu, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kepulauan Riau.

Ketua Umum Gojukai Indonesia, Dr Leonard Eben Ezer Simanjuntak, bersama Ketua Panitia Dr Zet Tadung Allo, mengoordinasi pelaksanaan Jaksa Agung Cup III ini.

Acara ini diharapkan dibuka secara resmi oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Gojukai Indonesia. Kehadiran pimpinan Kejaksaan Agung RI menunjukkan dukungan kuat terhadap pembinaan karate.

Rangkaian Jaksa Agung Cup III diawali dengan Penataran Wasit dan Juri pada 22-23 Agustus 2026 di Badiklat Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan standardisasi perangkat pertandingan. Selanjutnya, Welcome Dinner akan digelar pada 24 Agustus 2026 sebagai momentum silaturahmi.

Kontingen dari Sulawesi Tengah akan dimanajeri oleh Ketua Umum Gojukai Komda Sulawesi Tengah, Dr. M. Nur Alamsyah, yang juga menjabat sebagai Dewan Guru Daerah Gojukai Komda Sulawesi Tengah.

“Keikutsertaan atlet Karate Gojukai Sulteng tidak hanya berorientasi pada raihan prestasi. Namun, juga diarahkan sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan melalui peningkatan pengalaman bertanding, kemampuan teknis, dan mental kompetitif para atlet,” kata M Nur Alamsyah.

Selain itu, kata dia, kehadiran dua wasit dari Sulawesi Tengah dalam rangkaian kegiatan nasional ini juga menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas sumber daya perwasitan Gojukai di daerah.

“Kami optimistis atlet Karate Gojukai Sulteng dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi di pentas karate nasional,” tutupnya.