DETROIT, MAL – Kandidat Muslim dari Partai Demokrat yang dikenal pro-Palestina, Abdul El-Sayed, memenangkan pemilihan pendahuluan Senat Amerika Serikat (AS) di Michigan. Ia mengalahkan politikus Haley Stevens yang mendapat dukungan kuat dari kelompok pro-Israel.

Kemenangan tersebut membuka peluang bagi El-Sayed untuk menjadi Muslim pertama yang duduk di Senat AS apabila berhasil memenangkan pemilu pada November mendatang. Dalam pemilu tersebut, ia akan berhadapan dengan kandidat Partai Republik, Mike Rogers.

Kemenangan El-Sayed tergolong tipis. Setelah hampir seluruh suara dihitung, ia unggul sekitar satu persen atau 14.893 suara dari lebih dari 1,5 juta suara yang masuk.

El-Sayed dinyatakan sebagai pemenang pada Rabu, 5 Agustus 2026, lebih dari 12 jam setelah tempat pemungutan suara ditutup.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pukulan bagi American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), kelompok lobi pro-Israel yang dilaporkan menggelontorkan lebih dari 30 juta dolar AS untuk membantu kampanye Haley Stevens.

AIPAC sebelumnya juga memberikan dukungan besar kepada Stevens pada 2022 ketika ia menghadapi Andy Levin, anggota DPR AS progresif yang merupakan keturunan Yahudi.

Kemenangan El-Sayed kemudian mendapat reaksi keras dari Presiden AS Donald Trump.

Trump menuding El-Sayed memiliki kebencian terhadap Israel dan masyarakat Yahudi. Ia juga mengkritik pernyataan El-Sayed yang belakangan mengatakan bahwa dirinya mencintai semua orang.

“Jajak pendapat kembali keliru. Mereka mengira semalam akan menjadi kemenangan telak bagi seseorang yang membenci orang Yahudi dan membenci Israel,” kata Trump.

Trump juga menyatakan bahwa El-Sayed tidak benar-benar mencintai semua orang karena menurutnya kandidat tersebut tidak mencintai Israel maupun masyarakat Yahudi.

“Dia membenci mereka. Kebencian itu begitu besar di dalam hatinya dan tidak ada yang bisa dia lakukan untuk mengubahnya,” ujar Trump.

Sementara itu, kemenangan El-Sayed menjadi perhatian karena mencerminkan menguatnya suara politik progresif dan pro-Palestina dalam pemilu AS. Jika berhasil memenangkan pemilu November, El-Sayed akan mencatat sejarah sebagai Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat.**