SIGI – Kecamatan Tanambulava menjadi juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qura’an (MTQ) ke V dan berhak membawa piala bergilir yang sebelumnya dipegang Kecamatan Sigi Biromaru. Sementara Kecamatan Dolo berada di peringkat dua dan Kecamatan Sigi Biromaru berada di peringkat tiga.

MTQ ini ditutup Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta, di Desa Sibalaya Selatan, Rabu malam (08/11).

Pelaksanaan MTQ ke V tingkat Kabupaten Sigi tahun 2017, menghasilkan  Qori dan Qoriah serta Hafidz dan Hafidza terbaik, yang akan mewakili Kabupaten Sigi pada pelaksanaan MTQ Sulawesi Tengah di Morowali mendatang.

Sementara itu Panitia LPTQ Kabupaten Sigi juga menilai, menggelar lomba pawai Ta’aruf yang dilakukan sebelum pelaksanaan MTQ.  Kecamatan Dolo sebagai juara satu, Dolo Selatan jura dua dan untuk juara tiga di raih Kecamatan Tanambulava.

Pelaksanaan MTQ ke V di Kecamatan Tanambulava, banyak yang menilai pelaksanaan iven agama tersebut cukup luar biasa. Lokasi yang mengambil tempat di lapangan sepakbola Desa Sibalaya Selatan itu, hampir seluruh dekorasi anggung hingga mimbar tilawah dan pencahayaan memanfaatkan salah satu IO.

Camat Tanambulava Anas mengatakan, walaupun dengan anggaran yang tidak terlalu besar dalam pelaksanaan MTQ ke V, pihaknya berupaya agar kegiatan tersebut benar-benar dirasakan dan memiliki kesan yang baik. Karena kegiatan ini merupakan syiar agama Islam dan menunjukan bahwa, agama Islam merupakan agama yang cinta damai yang tidak suka  bertikai, dan selalu membangun hubungan silaturahim.

“Suksesnya kegiatan ini selain bantuan dari pemerintah, juga tidak terlepas dari perhatian masyarakat yang sejak awal, selalu bersama bergotong royong melaksanakan apa saja sesuai dengan kemampuannya,” kata Anas yang hampir satu tahun sebagai Camat Tanambulava.

Sifat gotong royong dan kebersamaan ini ditumbuhkannya kembali, sebab kata dia, ada beberapa desa di wilayahnya yang kerap berselisih dengan desa tetangga. Namun sejak MTQ ini dibuka sampai penutupan, tidak satupun hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti perkelahian, karena keamanan terjaga secara bersama seluruh masyarakat di masing-masing desa.

Sementara Kades Sibalaya Selatan Moh Gafur mengucapkan banyak terimakasih pada semua pihak, sebagai tuan rumah di desanya sejak awal selalu memberikan yang terbaik bagi para tamu masing-masing kecamatan, yang menggunakan rumah-rumah warga untuk dijadikan tempat tinggal para kafilah.

“Ini sudah menjadi kewajiban kita sebagai tuan rumah memberikan yang terbaik bagi para tamu. Dengan pelayanan yang baik kita berikan tidak hanya menjadi contoh bagi kecamatan lain untuk melakukan hal yang sama bahkan lebih baik,” ungkap Gafur. (Hady)