MOROWALI, MAL – Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Nasri Sulaeman meresmikan sejumlah fasilitas di lingkungan Polres Morowali, Sabtu (19/9).

Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepolisian menghadapi tantangan keamanan di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi dan kawasan industri di Morowali.

Sejumlah fasilitas yang diresmikan meliputi Rumah Dinas Jabatan Kapolres Morowali, Gudang Logistik, Lapangan Tembak, Pura Agung, Lapangan Sepak Bola Polres Morowali, serta Mako Batalyon C Pelopor Satbrimobda Sulteng.

Peresmian berlangsung di Mapolres Morowali dan menjadi kunjungan perdana Kapolda Sulteng ke Polres Morowali. Kapolda hadir didampingi Ketua Bhayangkari Sulawesi Tengah Ny. Lina Nasri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Morowali Iksan Baharudin Abd Rauf, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, Ketua DPRD Morowali Herdianto Marsuki, Ketua Cabang Bhayangkari Morowali Ny. Nia Reza Khomeini, Danyon C Pelopor Satbrimobda Sulteng Kompol Dimas Putra Kembaran, sejumlah PJU Polda Sulteng dan PJU Polres Morowali, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Nasri mengatakan Morowali memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan industri strategis nasional.

Pesatnya pembangunan dan investasi, kata dia, turut membuat tantangan keamanan di wilayah Morowali semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut Polres Morowali meningkatkan kemampuan personel sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku adat.

“Morowali sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri strategis nasional. Pesatnya pembangunan investasi di Morowali membuat tantangan keamanan semakin kompleks,” ujar Nasri.

Menurutnya, peningkatan kemampuan personel dan penguatan kerja sama lintas sektor menjadi bagian penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah yang terus berkembang.

Nasri menegaskan pembangunan sejumlah fasilitas tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat profesionalisme dan kepemimpinan kepolisian.

“Pembangunan ini bukan hanya sekadar fisik semata, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun histori yang kuat dari aspek profesionalisme dan kepemimpinan,” katanya.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali bersama Forkopimda yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas tersebut.

Ia turut mengapresiasi peran tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat yang selama ini dinilai turut membantu pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Morowali.

“Kehadiran dan restu dari para tokoh agama, adat dan masyarakat adalah roh dari perjuangan Polri. Keamanan dan ketertiban yang kondusif di Morowali tidak dapat terwujud tanpa adanya sinergi yang erat dari seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Nasri mengingatkan seluruh jajaran agar fasilitas yang dibangun dengan dukungan masyarakat tersebut dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pelayanan kepolisian.

“Semua fasilitas ini dibangun oleh amanah rakyat. Wujud tanggung jawab terbaik kepada masyarakat Morowali adalah dengan merawatnya secara konsisten dan memanfaatkannya untuk meningkatkan pelayanan publik,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan fasilitas baru tersebut dapat meningkatkan semangat personel Polri untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional, ramah dan cepat kepada masyarakat.

Selain mendukung tugas internal kepolisian, sejumlah fasilitas juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan pemerintah daerah, TNI dan masyarakat.

“Seperti lapangan sepak bola, lapangan tembak dan rumah ibadah ini dapat kita manfaatkan bersama-sama dengan instansi vertikal, pemerintah daerah, TNI serta tokoh masyarakat sebagai ruang memupuk rasa kebersamaan yang semakin erat,” ujar Nasri.

Dengan bertambahnya fasilitas tersebut, Polres Morowali diharapkan semakin siap menjalankan tugas pengamanan di tengah perkembangan wilayah dan aktivitas industri yang terus meningkat, sekaligus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat. **