MAKASSAR, MAL – BYD M6 DM meraih penghargaan Favorite Hybrid Car dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 yang berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC).

Penghargaan tersebut diterima Ariandy Kaimuddin, Branch Manager BYD Haka Karebosi, yang mewakili BYD Haka dalam seremoni penganugerahan.

Operation General Manager East Haka Auto, Lucky Ismail Hariyanto, mengatakan penghargaan tersebut menunjukkan penerimaan konsumen terhadap teknologi Dual-Mode yang diusung BYD M6 DM.

Menurut Lucky, karakteristik geografis Sulawesi yang memiliki kebutuhan perjalanan antarkota dan antardaerah membuat kendaraan dengan fleksibilitas sumber tenaga menjadi salah satu pilihan yang relevan.

“Karena itu, masyarakat membutuhkan kendaraan yang tidak hanya nyaman dan tangguh untuk berbagai kebutuhan perjalanan, tetapi juga mampu memberikan efisiensi secara menyeluruh, mulai dari konsumsi bahan bakar, biaya perawatan kendaraan, hingga beban pajak,” kata Lucky.

Ia menjelaskan, teknologi Dual-Mode memungkinkan kendaraan memanfaatkan tenaga listrik maupun bahan bakar sesuai kebutuhan perjalanan. Pendekatan tersebut dinilai dapat menjawab kebutuhan konsumen, terutama di wilayah yang infrastruktur pengisian kendaraan listriknya masih berkembang.

BYD M6 DM menggabungkan sistem penggerak listrik dengan mesin pembakaran internal. Untuk perjalanan sehari-hari, kendaraan ini dapat lebih mengandalkan tenaga listrik, sedangkan mesin berbahan bakar memberikan fleksibilitas ketika digunakan untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.

Kendaraan tersebut dilengkapi tangki bahan bakar berkapasitas 52 liter. Dengan kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, BYD mengklaim M6 DM mampu menempuh jarak hingga 1.300 kilometer.

Ariandy mengatakan konsumen kini semakin mempertimbangkan biaya kepemilikan kendaraan, bukan hanya harga pembelian. Faktor konsumsi energi, perawatan, dan pajak kendaraan turut menjadi pertimbangan.

“BYD M6 DM menawarkan nilai lebih melalui teknologi elektrifikasi yang efisien, dengan potensi penghematan biaya operasional, perawatan, dan beban pajak kendaraan dibandingkan kendaraan konvensional sekelasnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketentuan perpajakan kendaraan elektrifikasi mengikuti regulasi dan kebijakan pemerintah daerah sehingga manfaat yang diterima konsumen dapat berbeda di setiap wilayah.

Melalui jaringan BYD Haka, perusahaan menyatakan terus memperluas pengenalan kendaraan elektrifikasi di kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi. BYD Haka Karebosi menjadi salah satu titik awal ekspansi jaringan tersebut.

Perusahaan juga mengupayakan edukasi kepada masyarakat mengenai teknologi dan penggunaan kendaraan elektrifikasi, termasuk sistem hybrid yang menggabungkan tenaga listrik dan bahan bakar.

Penghargaan di GIIAS Makassar 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya BYD memperluas pasar kendaraan elektrifikasi di tengah kebutuhan mobilitas masyarakat yang beragam.**