POSO, MAL – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, memasuki tahap penanganan yang lebih serius.
Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang turun langsung ke lokasi membawa perlengkapan pelindung bagi petugas sekaligus memastikan aktivitas belajar siswa SMAN 1 Pamona Selatan tetap berjalan setelah sejumlah ruang kelas terdampak kebakaran, Rabu (16/9).
Kebutuhan petugas menjadi perhatian karena proses pemadaman berlangsung di tengah panas dan kepulan asap dari lahan gambut. Pemkab Poso menyiapkan kacamata pelindung asap, perlengkapan pelindung, vitamin, serta sepatu bot setinggi lutut.
“Kita bawa juga bantuan, apa yang esensi mereka butuhkan, seperti kacamata untuk asap, pelindung, kemudian kita bawa vitamin, sepatu boots yang tinggi sampai ke lutut, supaya bisa mereka gunakan karena panas,” kata Verna.
Selain perlengkapan pelindung, dua unit alkon bantuan aspirasi anggota DPR RI Ellen Ester Pelealu turut dibawa untuk mendukung penanganan. Pemerintah daerah juga menyiapkan hand sprayer bermesin dan hand sprayer bertenaga baterai.
Verna mengatakan kesehatan petugas perlu diperhatikan. Serta berencana menghadirkan dokter spesialis untuk memeriksa kondisi para petugas yang bekerja di tengah paparan asap.
Di sektor pendidikan, Pemkab memastikan kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Pamona Selatan tidak terhenti. Ruang yang masih tersedia digunakan untuk pembelajaran, sementara kebutuhan tambahan meja dan kursi segera dipenuhi.
“Tadi sudah saya tinjau langsung semuanya. Tinggal yang kami lihat diperlukan adalah tambahan kursi dan meja, beberapa saja, cuma satu ruang kelas yang perlu ditambah,” ujar Verna.
Dinas Pendidikan Poso turut membantu mengambil perabot yang masih berlebih dari sejumlah SMP untuk didistribusikan ke SMAN 1 Pamona Selatan. Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan belajar siswa tetap berlangsung di tengah penanganan karhutla. **
