PALU, MAL – Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (PW Salimah) Sulawesi Tengah bersilaturahmi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (3/9/2026).
Selain untuk memperkenalkan organisasi, kunjungan ini juga mengenalkan kiprah Salimah dalam pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, dan pembinaan anak.
Rombongan PW Salimah Sulteng dipimpin Ketua PW Salimah Sulteng Sumiaty, didampingi Sekretaris PW Salimah Sulteng Heri Setyaningsih, Ketua Departemen Pengembangan Daerah dan Sumber Daya Manusia Silpa, serta Anggota Departemen Jaringan Lembaga dan Kajian (JLK) Lustriana Winter.
Rombongan diterima Kepala Kesbangpol Sulteng Rachman Ansyari, didampingi Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Fahrudin, di ruang kerja Kepala Kesbangpol Sulteng.
Ketua PW Salimah Sulteng, Sumiaty, mengatakan, Salimah merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki perhatian terhadap persoalan perempuan, keluarga, dan anak.
“Di Sulteng, seluruh kabupaten dan kota sudah ada Pimpinan Daerah Salimah, kecuali Banggai Laut dan Banggai Kepulauan yang ditargetkan tahun ini akan deklarasi pendirian,” kata Sumiaty.
Menurut Sumiaty, keberadaan struktur organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota menjadi bagian dari upaya Salimah memperluas kontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya terkait ketahanan keluarga, perlindungan dan pembinaan anak, serta penguatan peran perempuan.
Dalam silaturahmi tersebut, Salimah juga menyampaikan sejumlah kegiatan yang selama ini dilakukan dalam bidang sosial, keagamaan, dan keluarga.
“Salimah berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat,” tegas Sumiaty.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sulteng Rachman Ansyari mendorong organisasi kemasyarakatan untuk terus mengambil peran positif dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah pembinaan kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Rachman mengatakan organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesadaran sosial dan memperkuat nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.
“Saya mengapresiasi kiprah Salimah Sulteng yang selama ini telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, keagamaan dan pemberdayaan keluarga,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Dalam pertemuan itu, Kesbangpol Sulteng juga menjelaskan mekanisme dukungan pemerintah terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan.
Dukungan organisasi kemasyarakatan tetap diarahkan melalui mekanisme pembinaan dan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rachman menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran turut berdampak pada pola dukungan terhadap organisasi kemasyarakatan. Jika sebelumnya terdapat anggaran yang secara khusus dialokasikan untuk pembinaan organisasi kemasyarakatan, saat ini dukungan lebih diarahkan dalam bentuk kegiatan pembinaan.
“Dengan demikian, sinergi antara pemerintah daerah dan Ormas tetap dapat dilakukan melalui program dan kegiatan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.
