PALU, MAL – Pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus kunjungan Tim Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Tim Program LSDP tiba di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Ahad (30/8), sekitar pukul 06.15 Wita dan disambut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Palu.
Sejumlah OPD yang hadir dalam penyambutan tersebut di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kecamatan Mantikulore, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu.
Program LSDP sendiri berfokus pada penguatan kinerja pemerintah daerah dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan pemerintahan kepada masyarakat.
Dalam program tersebut, pembangunan infrastruktur ditempatkan sebagai stimulus untuk mendorong peningkatan kinerja layanan daerah. Karena itu, pemerintah daerah didorong terlebih dahulu memperbaiki kualitas dan kinerja pelayanan sebelum melaksanakan pembangunan infrastruktur.
Peningkatan kinerja tersebut sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memperoleh akses terhadap Performance Based Grant (PBG) atau hibah berbasis kinerja.
Pada dua tahun awal pelaksanaan program, pemerintah daerah diharapkan mampu memenuhi sejumlah indikator yang ditetapkan dalam PBG.
Apabila indikator tersebut terpenuhi, pemerintah daerah pada tahun ketiga dapat mengakses lebih dari 50 persen alokasi hibah yang tersedia. Pada tahap tersebut, pembangunan infrastruktur berskala besar dapat mulai dilaksanakan setelah kinerja pelayanan mengalami peningkatan dan daerah memperoleh akses terhadap hibah berbasis kinerja.
Selama berada di Kota Palu, Tim Program LSDP dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan secara terpadu dengan melibatkan National Support Consultant (NSC), Central Project Management Unit (CPMU), dan Project Implementation Unit (PIU).
Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung kondisi pengelolaan sampah di Kota Palu sekaligus melakukan koordinasi dalam penyusunan One Work Plan (OWP) dan Annual Work Plan (AWP) daerah.
Salah satu fokus yang akan dibahas adalah strategi Pemerintah Kota Palu dalam meningkatkan input sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Evaluasi tersebut menjadi penting karena peningkatan kualitas layanan daerah merupakan bagian dari tahapan yang harus diperkuat dalam pelaksanaan Program LSDP sebelum pemerintah daerah dapat mengoptimalkan dukungan hibah berbasis kinerja untuk pembangunan infrastruktur.
Kehadiran Tim LSDP di Palu juga diharapkan memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kota Palu, pemerintah pusat, serta pihak-pihak terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kota Palu menjadi salah satu dari sekitar 30 pemerintah daerah di Indonesia yang menjadi lokasi pelaksanaan Program LSDP.
Sejumlah daerah lain yang turut menjadi lokasi program tersebut di antaranya Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Kapuas, dan Kabupaten Madiun.
Melalui keterlibatan dalam Program LSDP, Pemerintah Kota Palu diharapkan terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan daerah sebagai fondasi untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
