MOROWALI, MAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali bersama Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah meninjau kesiapan gedung yang disiapkan untuk mendukung berdirinya Pengadilan Negeri Morowali Kelas II, Senin (24/8).
Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi Pemkab Morowali dengan jajaran Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah terkait rencana pendirian Pengadilan Negeri Morowali.
Bupati Morowali yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Morowali, Moh. Rizal Badudin, mengatakan, selama ini masyarakat Morowali yang membutuhkan layanan peradilan harus menempuh perjalanan sekitar 320 kilometer menuju Pengadilan Negeri Poso.
Perjalanan tersebut, kata Rizal, membutuhkan waktu hingga kurang lebih delapan jam.
“Ini tentunya menyusahkan masyarakat pencari keadilan. Olehnya, dengan adanya permohonan dari pihak pengadilan, Pemda Morowali menyahuti hal tersebut,” ujar Rizal.
Menurutnya, Pemkab Morowali telah memasukkan dukungan terhadap rencana tersebut dalam perencanaan perubahan anggaran tahun 2026.
Dukungan itu antara lain berupa pemanfaatan gedung sementara melalui skema pinjam pakai, bantuan sarana pendukung, hingga kendaraan operasional.
Rizal berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai rencana sehingga Pengadilan Negeri Morowali Kelas II dapat berdiri dan mulai beroperasi paling lambat 5 Desember 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Morowali.
“Harapan kita semuanya, insyaallah paling lambat 5 Desember, bertepatan dengan hari ulang tahun Morowali, Pengadilan Negeri Morowali Kelas II sudah berdiri di Kabupaten Morowali,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, Muhammad Aswar, mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan gedung yang telah disiapkan Pemkab Morowali.
Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam mempersiapkan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung operasional Pengadilan Negeri Morowali.
“Hasil peninjauan ini nantinya akan saya laporkan dan diteruskan kepada Mahkamah Agung. Sekali lagi, saya mewakili pimpinan menyampaikan terima kasih atas fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Morowali,” ujar Aswar.
Aswar menambahkan, Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah juga telah mengajukan proposal lengkap beserta Rencana Anggaran Biaya (RAB) kepada Pemkab Morowali.
Proposal tersebut dilengkapi gambar atau sketsa rencana penataan gedung yang nantinya akan digunakan sebagai kantor Pengadilan Negeri Morowali.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan koordinasi bersama jajaran peradilan, pendirian Pengadilan Negeri Morowali Kelas II diharapkan dapat memangkas jarak pelayanan peradilan sekaligus memberikan akses hukum yang lebih dekat, cepat, dan efektif bagi masyarakat Morowali.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Sekretaris Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah Muhammad Aswar bersama rombongan, Kepala Kesbangpol Morowali Moh. Rizal Badudin, serta Kepala Bagian Hukum Setdakab Morowali Yuyun Musri Ningsih.**
