POSO, MAL – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso memperkuat kualitas pembelajaran melalui workshop kurikulum penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE), mulai Sabtu (22/08) hingga 23 Agustus di aula kampus STAI Poso.
Workshop kurikulum berbasis OBE ini diikuti oleh seluruh dosen tetap dan dosen luar biasa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) serta Ekonomi Syariah. Langkah ini menegaskan komitmen STAI Poso dalam mengadaptasi kurikulum sesuai standar pendidikan modern.
“Workshop ini merupakan salah satu bagian dari upaya meningkatkan kualitas secara kelembagaan,” kata Ketua STAI Poso, Dr. Nasruddin L. Midu.
Nasruddin menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dosen tidak boleh berhenti pada kegiatan pelatihan. Pengetahuan yang diperoleh wajib diterapkan dalam proses pembelajaran agar memberikan dampak langsung kepada mahasiswa.
“Kami berharap apa yang diperoleh dalam workshop ini bisa ditransfer kepada mahasiswa sehingga lulusan STAI Poso dapat berkontribusi terhadap masyarakat secara umum,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STAI Poso, Dr. Mahfudin, menilai tuntutan mutu perguruan tinggi saat ini mengharuskan kurikulum selaras dengan kebutuhan dunia kerja modern.
“Kurikulum berbasis OBE menjadi standar mutlak untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang terukur,” katanya.
Mahfudin menjelaskan bahwa workshop ini membahas berbagai aspek, meliputi konsep Outcome-Based Education, pengembangan kurikulum, keselarasan capaian pembelajaran, penyusunan RPS, Student-Centered Learning, hingga Case Based Learning.
“Sehingga para dosen diharapkan mampu menyusun pembelajaran dan evaluasi berbasis capaian sehingga standar proses pembelajaran STAI Poso semakin kuat dan sesuai dengan amanat Standar Nasional Pendidikan,” tutup Mahfudin.
