Selama kita hidup di dunia ini, ujian dan cobaan pasti akan terus datang silih berganti. Sedih sudah pasti, tapi kita harus tahu bahwa semua ujian tersebut bertujuan untuk menguji seberapa kuat iman kita.
Oleh karena itulah ketika cobaan hidup datang silih berganti, Allah tak pernah meminta apapun kepada kita dalam menghadapinya, karena Dia menyuruh kita untuk meminta pertolongan kepadaNya lewat sabar dan shalat. Dan jika kita sabar dalam menjalaninya, Allah telah menyiapkan sesuatu indah di ujungnya
Itulah mengapa, sebagai manusia kita harus bisa dan mampu, mengambil setiap hikmah yang ada dan tersebunyi di balik setiap ujian dan cobaan yang Allah berikan kepada kita. Bersabarlah ketika kekurangan, karena sesungguhnya Allah telah menyiapkan hadiah luar biasa atas kesabaran kita dalam menghadapi kondisi tersebut.
Sayangnya tak semua orang bisa kuat ketika mendapatkan ujian, ada yang sedih berlarut-larut, marah, kecewa, bahkan putus asa. Akan tetapi, apakah yang kita dapatkan dari rasa sedih, marah, kecewa dan putus asa?
Rasa itu hanya akan membuat iman kita rapuh, bahkan semakin jauh dari Allah SWT. Ketika kita semakin jauh dari Allah, maka sudah pasti akan semakin sulit untuk kita mendapatkan kedamaian dan ketenangan.
Rasulullah SAW telah menggambarkan kepada umatnya bahwa kesabaran itu bak sebuah cahaya yang panas. Dia memberikan keterangan disekelilingnya akan tetapi memang terasa panas menyengat didalam dada. Untuk melaksanakan berbagai kewajiban tentu saja dibutuhkan bekal kesabaran.
Sabar mempunyai kedudukan yang agung dalam agama Islam, Sabar dalam menjalankan perintah Allah SWT, Sabar dalam menjauhi larangan-Nya dan Sabar dalam menghadapi musibah yang dihadapi.
Orang yang bersabar dialah yang beruntung, karena dia telah melaksanakan ketaatan kepada Allah dan mengharapkan balasan dariNya, dan dengan kemenangan itu bersama orang yang bersabar.
Rasulullah SAW bersabda: “Dan ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dengan kesabaran. Jalan keluar beriringan dengan kesukaran. Dan sesudah kesulitan itu akan datang kemudahan.”
Sabar adalah ketika kita mengatakan yang hak dan melaksanakannya. Siap menanggung resiko penderitaan di jalan Allah karena mengatakan dan mengamalkan kebenaran. Sabar yang telah dijadikan Allah sebagai buah dari ketakwaan.
“Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Yusuf : 90).
Oleh karena itu, jika dalam kehidupan menemukan masalah atau ujian, maka bersabarlah dan berusaha untuk mencari jalan keluar untuk menyelesaikannya serta memohon doa kepada Allah swt.
“Sungguh menakjubkan perilaku orang Mukmin. Semua keadaan adalah baik baginya. Jika memperoleh kesenangan dia bersyukur, dan yang demikian itu adalah baik baginya. Dan jika dia ditimpa kesusahan, dia bersabar, dan yang demikian itu adalah baik baginya. Perilaku seperti itu hanya ada pada diri seorang Mukmin.” (HR. Muslim)
Sungguh besar pahala dan kemuliaan yang dimiliki orang-orang yang sabar. Mari kita melatih diri untuk bersabar dalam menghadapi segala kesulitan hidup.
Karena dunia ini adalah tempatnya ujian, sementara akhirat adalah tempat menuai segala amal perbuatan. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam
Darlis Muhammad (Redaktur Senior Media Alkhairaat)
