PALU, MAL – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional melalui penanaman bawang putih secara serentak di tiga wilayah, yakni Kabupaten Sigi, Poso, dan Parigi Moutong, Rabu (19/8).
Kegiatan tersebut diikuti Kepala Polda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri melalui konferensi video bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Di Sulawesi Tengah, kegiatan dipusatkan di Desa Oloboju, Kabupaten Sigi. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, para pejabat utama Polda Sulteng, Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, serta Forkopimda Kabupaten Sigi.
Kapolda mengatakan, penanaman bawang putih tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Di wilayah hukum Polda Sulteng, lahan yang disiapkan untuk program tersebut mencapai 12,2 hektare. Rinciannya, Polres Sigi menyiapkan lahan seluas 4,95 hektare, Polres Poso 5 hektare, dan Polres Parigi Moutong 2,25 hektare.
Selain penanaman bawang putih, Kapolda juga menyerahkan 300 paket bantuan sosial kepada masyarakat. Ia kemudian meninjau kegiatan pengobatan gratis yang diikuti sekitar 200 warga setempat.
Dukungan terhadap sektor pertanian juga diberikan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara simbolis kepada masyarakat Desa Oloboju. Bantuan tersebut berupa tiga unit traktor tangan dan 20 unit penyemprot bertekanan atau power sprayer.
Irjen Nasri berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan,” kata Nasri.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulteng Kombes Pol. Achmad Muhaimin mengatakan, keterlibatan Polri dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga berupaya memberikan pendampingan dan dukungan kepada masyarakat agar program ketahanan pangan dapat berjalan optimal. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Menurut Achmad, program percepatan swasembada bawang putih juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian potensial, memperkuat kapasitas kelompok tani, serta mendorong penerapan budidaya yang produktif, modern, dan berkelanjutan.
“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci agar program ini memberikan hasil nyata. Polri akan terus mendukung melalui pendampingan, pengamanan, pengawasan, dan pembinaan,” katanya.
