PARIGI MOUTONG, MAL – Pertamina Patra Niaga memastikan operasional penyaluran BBM dan LPG di wilayah Sulawesi Tengah serta sekitarnya tetap berjalan aman dan normal pascagempa bumi bermagnitudo 6,2 di Parigi Moutong pada Sabtu (15/8) malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan pihaknya terus memantau kondisi sarana dan prasarana operasional. Pemantauan ini untuk memastikan kegiatan penyaluran BBM dan LPG kepada masyarakat tetap berlanjut tanpa hambatan berarti.

“Pasca gempa bumi di wilayah Parigi Moutong, kami terus melakukan monitoring terhadap kondisi operasional dan sarana penyaluran energi. Sampai saat ini, operasional penyaluran BBM maupun LPG tetap berjalan aman dan tidak terdampak, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap dapat dilayani,” kata Lilik Hardiyanto.

Lilik menambahkan, Pertamina berkoordinasi intensif dengan tim operasional di lapangan serta pihak terkait guna menjamin seluruh proses distribusi energi berlangsung baik. Pemeriksaan dan pemantauan fasilitas operasional juga terus dilakukan sebagai langkah menjaga aspek keselamatan dan keandalan distribusi energi.

“Kami terus memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasional. Monitoring akan tetap dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan, termasuk apabila terdapat gempa susulan,” tambah Lilik.

Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM maupun LPG secara berlebihan. Masyarakat juga diharapkan selalu mencari informasi terkait gempa dan potensi gempa susulan melalui kanal resmi BMKG untuk menghindari berita tidak akurat. ***