MOROWALI, MAL – Akses masyarakat Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), menuju kawasan perkebunan dan sejumlah lokasi aktivitas warga kini semakin terbuka setelah Jembatan Perintis Garuda resmi digunakan, Rabu (12/8).

Jembatan yang dibangun Kodim 1311/Morowali tersebut diharapkan menjadi pengungkit aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mobilitas warga dan distribusi hasil perkebunan.

Jembatan Perintis Garuda diresmikan Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta bersama Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, kemudian dilanjutkan peninjauan kondisi jembatan.

Bupati Morowali Iksan mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah bersama TNI dalam membuka akses pembangunan hingga wilayah pedesaan.

“Ini merupakan bentuk nyata percepatan pelayanan dan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan,” ujar Iksan.

Menurutnya, keberadaan jembatan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Desa Ipi dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk menuju kawasan perkebunan dan mengangkut hasil pertanian.

Dengan akses yang semakin baik, Iksan berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan distribusi hasil perkebunan dapat dilakukan secara lebih mudah.

Iksan memberikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1311/Morowali yang mampu menyelesaikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dalam waktu sekitar satu bulan.

Ia menilai pembangunan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan TNI dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.

“Jaga dan manfaatkan jembatan ini bersama-sama. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun untuk kepentingan masyarakat justru dirusak,” kata Iksan.

Ia juga mengajak Pemerintah Desa Ipi dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam memanfaatkan akses baru tersebut untuk mengembangkan potensi desa.

Menurutnya, infrastruktur yang semakin baik harus diikuti dengan pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program unggulan Presiden yang dilaksanakan melalui TNI Angkatan Darat.

Menurut Suntara, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses penghubung.

“Dengan adanya jembatan ini diharapkan akses masyarakat terbuka, mobilitas menjadi lebih lancar dan aktivitas warga dapat semakin meningkat,” ujarnya.

Suntara menyebut Jembatan Perintis Garuda di Morowali merupakan jembatan perintis kedua yang dibangun setelah Jembatan Perintis Pontangoa di Kabupaten Morowali Utara.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Peresmian jembatan turut dihadiri Dandim 1311/Morowali Letkol Inf. Baja Sirait beserta jajaran, Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeni, Wakil Ketua II DPRD Morowali Sultanah Hadie, Asisten III Afridin, Kadis PUPRD Alkaf, Camat Bungku Tengah Rahmawati Lewa, Kepala Desa Bahoruru Haerudin Janat, Kepala Desa Ipi Abd Wahab Makarama beserta jajaran, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dengan beroperasinya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Desa Ipi kini memiliki jalur penghubung yang lebih mudah menuju kawasan perkebunan dan lokasi aktivitas warga. **