PALU, MAL – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu, Diah Puspita, mengapresiasi pelaksanaan workshop peningkatan kapasitas kader Posyandu Palu Timur se-Kecamatan Palu Timur, Selasa (04/08).
Kegiatan ini berlangsung di aula kantor Kecamatan Palu Timur, bertujuan memperkuat peran garda terdepan pelayanan dasar.
Menurut Diah, workshop ini memegang peranan penting dalam meningkatkan kompetensi para kader.
Ia menegaskan bahwa kader Posyandu Palu Timur bukan sekadar mitra pembangunan, melainkan juga penggerak edukasi vital bagi keluarga.
“Kader Posyandu bukan hanya menjadi mitra pembangunan di bidang kesehatan, tetapi juga menjadi penggerak edukasi keluarga agar semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” kata Diah.
Diah menjelaskan, Posyandu kini telah bertransformasi dengan mengimplementasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Transformasi ini memperluas fokus layanan, tidak lagi hanya pada ibu, anak, dan lansia, tetapi juga mencakup kebutuhan masyarakat secara lebih luas.
Posyandu dituntut untuk mampu menjawab berbagai tantangan masa depan, seperti percepatan pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga peningkatan status gizi masyarakat.
Untuk itu, para kader Posyandu Palu Timur harus terus mengasah kapasitas agar selalu profesional, adaptif, dan responsif.
“Posyandu dituntut mampu menjawab berbagai tantangan ke depan, mulai dari percepatan pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga peningkatan status gizi masyarakat. Oleh karena itu, para kader juga harus terus meningkatkan kapasitas agar dapat bekerja secara profesional, adaptif, dan responsif,” katanya.
Melalui workshop ini, ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan setiap materi yang diberikan untuk memperkaya wawasan dan keterampilan. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan di Posyandu masing-masing, sehingga kualitas pelayanan semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. ***
