PALU, MAL – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan bincang dan bedah buku Jiwa yang Tumbuh dalam Sujud karya Dr. Hj. Syarifah Mufidah Saggaf Aljufri, Lc., M.A. Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut Haul ke-5 Sayyid Saggaf bin Muhammad Aljufri, Sabtu (1/8), di Gedung Pogombo, Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Reny berharap kegiatan itu menjadi momentum lahirnya semakin banyak pembaca yang menemukan makna kehidupan, ketenangan batin, serta kedekatan kepada Allah SWT melalui pesan-pesan yang disampaikan dalam buku tersebut.

Menurutnya, Jiwa yang Tumbuh dalam Sujud bukan sekadar kumpulan tulisan, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang mengajak pembaca merenungi makna sujud sebagai bentuk kepasrahan, sumber kekuatan, dan wujud cinta kepada Sang Pencipta.

Ia menilai buku yang ditulis dengan bahasa yang hangat dan mengalir itu mampu menghadirkan refleksi mendalam yang dekat dengan pengalaman hidup sehari-hari. Pesan-pesan yang disampaikan juga mengingatkan bahwa pertumbuhan jiwa tidak selalu lahir dari kemudahan, melainkan melalui kesabaran, doa, dan sujud yang tulus.

“Setiap lembar menghadirkan refleksi yang menguatkan hati, menumbuhkan harapan, serta mengajak pembaca kembali menemukan kedamaian di hadapan Allah,” ujar Reny.

Wakil Gubernur juga menyampaikan selamat kepada penulis atas terbitnya karya yang dinilai inspiratif dan sarat nilai-nilai keislaman. Ia berharap buku tersebut menjadi amal jariyah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta menginspirasi banyak orang untuk terus bertumbuh dalam keimanan, keteguhan, dan keikhlasan.

Kegiatan bincang dan bedah buku tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut Haul ke-5 Sayyid Saggaf bin Muhammad Aljufri. Acara menghadirkan langsung penulis, Dr. Hj. Syarifah Mufidah Saggaf Aljufri, Lc., M.A., sebagai narasumber dan menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan literasi keislaman bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Selain Wakil Gubernur Sulteng, kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Utama Alkhairaat, Sayyid Ali bin Muhammad Aljufri, Ketua Pengurus Besar Alkhairaat, Habib Ali bin Hasan Aljufri, para tokoh agama, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat yang antusias mengikuti diskusi dan bedah buku hingga selesai.