JAKARTA, MAL – Klub Premier League, Aston Villa, menunjukkan kualitasnya saat menghadapi Indonesia All Stars dalam laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8) malam.

Tim besutan Unai Emery itu menundukkan Indonesia All Stars dengan skor 3-1 melalui permainan yang efektif dan dominan sepanjang pertandingan.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Aston Villa langsung mengambil inisiatif serangan dan menguasai penguasaan bola. Tekanan yang dibangun tim tamu membuahkan hasil melalui gol Emiliano Buendía sebelum Ross Barkley menggandakan keunggulan sehingga babak pertama ditutup dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, Aston Villa tetap tampil agresif. Brian Madjo berhasil menambah keunggulan menjadi 3-0 setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Indonesia All Stars.

Meski tertinggal tiga gol, Indonesia All Stars tidak kehilangan semangat. Dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Gelora Bung Karno menjadi motivasi bagi tim tuan rumah untuk terus memberikan perlawanan.

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah Arkhan Kaka sukses menjebol gawang Aston Villa dan memperkecil kedudukan menjadi 1-3. Gol itu menjadi penutup pertandingan sekaligus menghindarkan Indonesia All Stars dari kekalahan tanpa gol.

Laga persahabatan ini menjadi kesempatan langka bagi para pemain Indonesia All Stars untuk mengukur kemampuan menghadapi tim yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Aston Villa datang dengan membawa sejumlah pemain berpengalaman, seperti Emiliano Buendía, Ross Barkley, John McGinn, Pau Torres, Victor Lindelöf, hingga Alejandro Garnacho yang tampil di bawah arahan pelatih Unai Emery.

Di kubu Indonesia All Stars, sejumlah nama seperti Kartika Ajie, Ezra Walian, Hokky Caraka, Zahaby Gholy, Ze Valente, hingga Arkhan Kaka mendapat kesempatan menghadapi lawan dengan kualitas permainan yang jauh berbeda dibanding kompetisi domestik.

Meski hasil akhir belum memihak Indonesia All Stars, pertandingan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para pemain Indonesia. Menghadapi klub sekelas Aston Villa menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas permainan, mental bertanding, serta menjadi tolok ukur perkembangan sepak bola nasional di level internasional.