Palu, MAL – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) berkolaborasi membahas percepatan penyaluran beasiswa Berani Cerdas pada Senin, 27 Juli, di ruangan kerja Rektor UIN Datokarama. Inisiatif ini bertujuan memastikan dana beasiswa dapat cair tepat waktu tanpa hambatan yang dapat mengganggu proses perkuliahan mahasiswa.

Rapat penting tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman Thahir, Wakil Rektor Bidang AUPK Profesor Hamlan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Doktor Faisal Attamimi, dan Kasubag Layanan Akademik. Dari pihak Pemprov Sulteng hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Syam Zaini serta Pengelola Program Beasiswa Berani Cerdas, Sintia Dewi.

Profesor Lukman Thahir menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan upaya penyamaan persepsi untuk mempercepat penyaluran beasiswa Berani Cerdas, sehingga mahasiswa yang memenuhi syarat bisa melanjutkan studi dengan lancar tanpa kendala biaya. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama untuk peningkatan sumber daya manusia unggul di Sulawesi Tengah.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada generasi muda di Sulawesi Tengah yang gagal menyelesaikan kuliah hanya karena terkendala biaya. Oleh karena itu, sinergi bersama Pemprov Sulteng ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama membangun SDM unggul,” kata Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman Thahir.

Berdasarkan data Bagian Layanan Akademik UIN Datokarama, terdapat 828 mahasiswa calon penerima manfaat beasiswa Berani Cerdas untuk semester ganjil per 03 Juli 2026. Jumlah ini kemudian meningkat menjadi 992 mahasiswa pada 24 Juli 2026, yang juga untuk semester ganjil.

Wakil Rektor Bidang AUPK UIN Datokarama, Profesor Hamlan, menyampaikan bahwa data calon penerima beasiswa Berani Cerdas yang telah diserahkan oleh Pemprov Sulteng saat ini sedang dalam proses verifikasi dan validasi. Proses ini krusial untuk memastikan ketepatan data dan kelancaran penyaluran beasiswa Berani Cerdas.

“Hasil dari proses validasi dan verifikasi dokumen calon penerima manfaat, akan diajukan kembali ke Pemprov Sulteng melalui Pengelola Program Berani Cerdas Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah,” ungkap Profesor Hamlan.

Profesor Hamlan juga menambahkan bahwa UIN Datokarama bersama Pemprov Sulteng telah sepakat bahwa seluruh persyaratan terkait Program Beasiswa Berani Cerdas harus sudah terunggah paling lambat 10 Agustus 2026. Dengan demikian, pada 14 Agustus 2026, UIN Datokarama akan mengubah status pembayaran UKT mahasiswa dari belum bayar menjadi status bayar.

“Sehingga tidak usah resah dan gelisah bagi mahasiswa penerima manfaat program Berani Cerdas di lingkungan UIN Datokarama Palu. Karena insya Allah akan dilakukan proses validasi dan seluruh persyaratan-persyaratan dipastikan terpenuhi,” ungkap Profesor Hamlan, menenangkan para mahasiswa.

Sementara itu, Pengelola Program Beasiswa Berani Cerdas Pemprov Sulteng, Sintia Dewi, mengimbau agar mahasiswa calon penerima manfaat dan mahasiswa penerima manfaat yang belum mengunggah berkas di akun Berani Cerdas mereka, segera melakukannya. Batas waktu pengunggahan berkas adalah 10 Agustus 2026.

“Karena diberikan batas waktu sampai tanggal 10 Agustus untuk cut off upload berkas di akun kalian,” ungkap Sintia Dewi.*