PALU, MAL – Pengurus Besar (PB) Alkhairaat secara resmi mencanangkan program transformasi organisasi menuju lembaga yang lebih maju, mandiri, dan berdaulat pada perayaan Munajat Akbar Milad ke-99 Alkhairaat di Kompleks Alkhairaat, Palu, Jumat (24/7).
Ketua Umum PB Alkhairaat, HS. Mohsen Alaydrus, menegaskan bahwa Alkhairaat tidak hanya berperan sebagai organisasi pendidikan dan dakwah. Namun, juga harus mampu menjawab tantangan zaman melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, kemandirian ekonomi, serta pemanfaatan teknologi digital.
“Alkhairaat harus melakukan transformasi menjadi organisasi yang unggul, maju, mandiri, dan berdaulat. Ini menjadi momentum penting untuk membangun peradaban sekaligus memperkuat pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara,” kata HS. Mohsen Alaydrus.
Menurutnya, transformasi tersebut diawali dengan memperkuat pemahaman nilai-nilai perjuangan pendiri Alkhairaat Guru Tua atau SIS Aljufri. Serta penguatan ideologi kebangsaan bagi pelajar, mahasiswa, dan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.
Ketua Umum melanjutkan, bahwa PB Alkhairaat juga akan memprioritaskan pengembangan madrasah dan pesantren yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital akan diterapkan dalam layanan pendidikan, administrasi, keuangan, dan pelayanan sosial organisasi.
Di bidang ekonomi, Ketua Umum menekankan pentingnya membangun kemandirian melalui pengembangan koperasi syariah, sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, dan berbagai unit usaha produktif lainnya. Keuntungan dari usaha tersebut diharapkan menjadi sumber pembiayaan pendidikan dan pelayanan sosial Alkhairaat secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, Alkhairaat akan terus mengembangkan dakwah Islam yang moderat, menyejukkan, dan relevan dengan perkembangan masyarakat. Sekaligus memperluas pelayanan kesehatan dan sosial bagi umat.
Mohsen juga mengajak seluruh unsur Alkhairaat, mulai dari ulama, akademisi, profesional, pengusaha hingga seluruh pengurus organisasi, untuk bersama-sama membangun komitmen menyongsong abad kedua Alkhairaat dengan menetapkan indikator keberhasilan transformasi organisasi.
“Mulai tahun ini kami mencanangkan transformasi digital untuk seluruh layanan administrasi dan keuangan organisasi, sekaligus mencetak lulusan yang berkualitas, profesional, memiliki keterampilan, serta jiwa kewirausahaan,” kata HS. Mohsen Alaydrus.
Munajat Akbar tersebut dihadiri perwakilan Pangdam XIII/Merdeka, perwakilan Polda Sulawesi Tengah, jajaran pengurus PB Alkhairaat, tokoh agama, serta ratusan jamaah dan santri Alkhairaat yang memadati Kompleks Alkhairaat.
