SIGI, MAL – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merampungkan tugas tanggap daruratnya di wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Misi kemanusiaan BAZNAS Tanggap Darurat Sigi ini terfokus di lokasi bencana Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, yang berakhir pada Senin 29/06.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, Hattamudin Tamrin, menjelaskan bahwa setelah bencana 16/06 di Kabupaten Sigi, BAZNAS Pusat melalui BAZNAS Tanggap Darurat (BTB) RI bersama BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota lainnya segera berada di lokasi untuk membantu korban musibah.

“Alhamdulillah, musibah yang terjadi pada 16/06 lalu, kami BAZNAS langsung berada di lokasi bencana dan melakukan pemetaan serta hal-hal yang harus dilakukan. Hari ini masa tanggap bencana BAZNAS telah berakhir, dan kami mengucapkan terima kasih pada semua pihak, khususnya Pemda Kabupaten Sigi,” kata Hattamudin Tamrin.

Selama berada di Desa Kamarora, BAZNAS Tanggap Darurat Sigi berupaya melakukan aksi sosial kemanusiaan bagi warga terdampak. Bantuan yang diberikan antara lain pelayanan kesehatan, pembukaan dapur umum dengan makanan harian, membantu membersihkan rumah warga yang rusak, serta membangun rumah ibadah.

“Kami berterima kasih pada semua pihak yang telah menerima BAZNAS dengan baik. Tentunya, kami juga memohon maaf bila selama membuka posko pelayanan ada hal yang kurang berkenan. Semua kami kembalikan pada Allah SWT,” ujar Hattamudin Tamrin.

Camat Nokilalaki, Micail, menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS yang telah banyak membantu selama tanggap darurat, khususnya di wilayah Kecamatan Nokilalaki.

“Kami sangat merasakan bantuan BAZNAS Sigi yang telah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat kami yang terdampak sejak awal hingga hari ini, apalagi dengan terbangunnya masjid yang menjadi tempat ibadah bagi umat muslim,” kata Micail.

Micail berharap, BAZNAS dapat terus memberikan perhatian kepada masyarakat Kabupaten Sigi, khususnya warga Kecamatan Nokilalaki, melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan demi kehidupan yang lebih baik.