PALU – Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Cabang Kabupaten Sigi menggelar audiensi bersama Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah guna membahas sinergi program yang berkaitan dengan tugas dan fungsi BKKBN serta kompetensi fisioterapi.
Ketua IFI Kabupaten Sigi, Erwin Pakewy, Jumat (22/5), mengatakan kolaborasi tersebut penting untuk memperkuat kerja sama lintas sektor demi mendukung pelayanan yang lebih baik ke depan.
“Alhamdulillah kedatangan kami disambut baik oleh Kepala BKKBN Bapak Nuryamin dan beliau sangat mendukung program yang akan kami laksanakan. Bahkan beliau menyampaikan, baru pertama kali profesi fisioterapi mengajukan program kerja sama lintas instansi,” ujar Erwin.
Menurutnya, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Nuryamin, berharap kerja sama kedua lembaga tersebut nantinya juga dapat berlanjut hingga tingkat pusat agar profesi fisioterapi semakin dikenal di berbagai instansi.
Adapun sejumlah program yang direncanakan untuk dikolaborasikan, antara lain deteksi dini gangguan tumbuh kembang anak dan penanganan stunting, serta deteksi dini gangguan postur tubuh bagi remaja dan pelajar SMA.
Selain itu, IFI Sigi dan BKKBN Sulteng juga merencanakan workshop layanan fisioterapi untuk perawatan jangka panjang lansia, hingga pelatihan pijat bayi bagi kader posyandu dan kader Bina Keluarga Balita (BKB).
“Insya Allah niat baik ini bisa terlaksana,” tutup Erwin.**

