PALU – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tolitoli melakukan kunjungan silaturahmi ke Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (12/05), di tengah sorotan terhadap dampak efisiensi anggaran pemerintah pusat terhadap daerah.
Salah satu anggota DPRD Tolitoli yang hadir yakni Amrullah dari Fraksi PKS bersama beberapa legislator lainnya.
Kedatangan rombongan disambut Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sulteng Asrullah yang mengaku memiliki kedekatan emosional dengan para legislator Tolitoli karena pernah menjabat dua periode di DPRD Tolitoli.
“Yang datang ini keluarga saya semua. Saya kan pernah dua periode di DPRD Tolitoli, jadi kedatangan beliau-beliau ini sekalian reunian,” ujar Asrullah.
Dalam diskusi tersebut, para legislator Tolitoli banyak membahas kondisi daerah, termasuk dampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang dinilai cukup memengaruhi kemampuan fiskal pemerintah daerah.
“Adanya efisiensi dari pemerintah pusat, kita harus akui banyak berimbas ke pemerintah daerah. Apalagi pemangkasan anggaran ini sampai ratusan miliar,” ungkap salah satu anggota DPRD Tolitoli dalam pertemuan itu.
Menanggapi hal tersebut, Asrullah mengatakan kebijakan efisiensi juga dirasakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan nilai pemangkasan anggaran yang disebut mencapai triliunan rupiah.
Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut tetap harus disikapi secara bijak tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Efisiensi ini jangan sampai kita meninggalkan fungsi pelayanan kepada masyarakat, sebab itulah esensial atau substansi kita hadir di lembaga ini,” tegasnya.
Selain membahas persoalan anggaran, pertemuan itu juga menyinggung perkembangan Panitia Khusus (Pansus) Sawit yang tengah berjalan di DPRD Sulteng maupun di Kabupaten Tolitoli.
Asrullah mengungkapkan dirinya juga terlibat sebagai Wakil Ketua Pansus Sawit di Tolitoli sehingga diskusi terkait persoalan perkebunan sawit berlangsung cukup intens. ***

