PALU – Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menyoroti kebutuhan penguatan fasilitas dan sarana operasional bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar).
Hal ini mengemuka saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Baruga DPRD Sulteng Gedung B Lantai III, Senin (11/05).
Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Sulteng Bartholomeus Tandigala bersama anggota Komisi I lainnya dan dihadiri jajaran Satpol PP serta petugas Damkar Provinsi Sulawesi Tengah.
Agenda RDP digelar sebagai tindak lanjut atas permohonan audiensi dari Satpol PP terkait berbagai tantangan pelayanan di lapangan, mulai dari penegakan peraturan daerah hingga kesiapsiagaan penanganan kebakaran dan kondisi darurat lainnya.
Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan menjadi perhatian, di antaranya keterbatasan armada operasional, perlengkapan keselamatan petugas, hingga kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Bartholomeus Tandigala, menegaskan bahwa Satpol PP dan Damkar memiliki peran vital dalam menjaga ketertiban umum dan keselamatan masyarakat sehingga dukungan terhadap kebutuhan petugas harus menjadi perhatian bersama.
“Peran Satpol PP dan Damkar sangat penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. DPRD tentu mendukung peningkatan fasilitas, sarana operasional, dan kebutuhan lainnya agar tugas pelayanan dapat berjalan maksimal,” ujar Bartholomeus.
Selain membahas kebutuhan operasional, pihak Damkar juga menyampaikan pentingnya penguatan sistem kesiapsiagaan mengingat tingginya tuntutan pelayanan cepat saat terjadi kebakaran maupun situasi darurat lainnya di tengah masyarakat.
RDP berlangsung dinamis dengan berbagai usulan dan masukan dari petugas lapangan yang berharap adanya perhatian lebih terhadap kondisi kerja mereka.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Komisi I DPRD Sulteng menyatakan akan menindaklanjuti seluruh usulan sebagai bahan evaluasi dan pembahasan bersama pemerintah daerah. ***

