POSO – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melantik dan mengukuhkan pengurus Kadin Kabupaten Poso masa bakti 2026-2031.
Andy Abdi Nur Pagalai Wahid terpilih sebagai ketua secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Poso.
Kegiatan berlangsung di Hotel 99 Poso, dihadiri Ketua Kadin Sulteng, Dinas Kumperindag Poso, pengurus Kadin Provinsi serta 13 pemilik perusahaan kecil dan 17 pengusaha mikro, Rabu (6/5).
Ketua Umum Kadin Sulteng, Muhammad Nur Daeng Rahmatu, menegaskan pentingnya sinergi antar pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pengurus yang dilantik hari ini harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya dalam memberdayakan pengusaha kecil dan mikro,” ujarnya.
Kata dia, Kadin memiliki peran strategis dalam menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah.
Sehingga dengan kepemimpinan Kadin yang baru ini, diharapkan mampu mendorong investasi dan membuka peluang usaha yang lebih luas.
“Kadin Poso jangan lagi tertidur terlalu lama seperti sebelum sebelumnya. Kita harus berbuat, minimal nanti per tiga bulan sekali kita membuat pasar murah disini, supaya UMKM di Poso bisa berkembang,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Poso Andy Abdi menyampaikan komitmennya untuk membawa Kadin Poso lebih progresif dan inklusif.
“Kami akan fokus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta membuka peluang investasi demi kemajuan ekonomi Poso,” ungkapnya.
Terbentuknya kepengurusan Kadin Poso diharapkan menjadi awal baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah.

