PALU – Ketua Utama Alkhairaat, Habib Sayid Alwi bin Saggaf Aljufri, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sulawesi Tengah (Sulteng) yang baru, Brigjen TNI Mahmud Riadinata, di kediamannya Jalan SIS Aljufri, Senin (16/03) malam.
Kedatangan rombongan Kabinda tersebut, disambut hangat oleh ketua utama bersama Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Habib Mohsen Alaydrus, Sekretaris Jendral (Sekjen) PB Alkhairaat Jamaludin Mariadjang, Sekretaris Yayasan Alkhairaat SIS Aljufri H Asgar Bashir Khan serta Habib Ali bin Hasan Aljufri sebagai unsur ketua PB Alkhairaat.
Dalam pertemuan tersebut, Brigjen Mahmud yang belum lama menjabat sebagai Kabinda Sulteng menggantikan Brigjen TNI Bobby Prabowo, banyak mendengarkan kisah Pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri, yang disampaikan oleh Ketua Utama Alkhairaat.
Habib Alwi mengatakan, Alkhairaat sebagai lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan sosial kemasyarakatan, telah menyebar luas tidak hanya di Sulawesi Tengah, namun di wilayah Indonesia Timur.
“Habib Idrus atau yang juga dikenal dengan Guru Tua dalam menyebar syiar kebaikan, tidak memandang siapapun orangnya dan agamanya, sehingga selalu diterima oleh masyarakat,” ujar Habib.
Habib menegaskan, Alkhairaat merupakan milik masyarakat yang harus dijaga dan dibesarkan bersama.
Cerita singkat juga di sampaikan oleh Ketum PB Alkhairaat Habib Mohsen Alaydrus dan juga Sekjen PB Alkhairaat Jamaludin Mariadjang, bahwa Guru Tua telah memiliki pandangan yang jauh ke depan untuk kebaikan ummat.
Brigjen TNI Mahmud Riadinata, sangat kagum terhadap pendiri Alkhairaat yang telah menyebar kebaikan dan melakukan sebuah perubahan untuk mencerdaskan anak bangsa.
Lulusan Akmil tahun 1995 ini, juga telah banyak mendengarkan perjalanan Guru Tua sebagi tokoh dan ulama besar yang dihormati, tidak hanya di kalangan masyarakat namun juga oleh para habaib karena keilmuannya yang tinggi.
Brigjen Mahmud juga menyatakan dukungan atas upaya keluarga besar Alkhairaat di nusantara, untuk mengusulkan pendiri Habib Idrus bin Salim Aljufri, sebagai salah satu pahlawan nasional karena jasanya pada negara Indonesia dalam dunia pendidikan.
Dirinya juga akan selalu mensupport setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh perguruan Alkhairaat, salah satunya yang dalam waktu dekat ini, yaitu Haul Akbar ke 58 Guru Tua.

