PALU – Panitia Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua, khususnya Seksi Festival Raudhah SIS Aljufri, menggelar rapat teknis guna mempersiapkan pelaksanaan haul yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret ini.

Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Alkhairaat HS. Mohsen Alaydrus, Ketua Umum Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Sy. Saihun bin Abdillah Aljufri, Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) Ashar Yahya, perwakilan Pemerintah Kota Palu, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta pihak vendor yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek teknis, terutama memastikan proses sterilisasi arena pelaksanaan Festival Raudhah yang akan digelar di halaman Masjid Alkhairaat Palu. Selain itu, rapat juga membahas pengaturan teknis para pedagang serta penertiban pedagang kaki lima di sepanjang area kegiatan agar pelaksanaan festival berjalan tertib dan nyaman bagi para pengunjung.

Ketua Umum PB Alkhairaat, HS. Mohsen Alaydrus, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya koordinasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Raudhah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Haul Guru Tua.

Ia berharap seluruh panitia dan instansi terkait dapat bekerja sama dengan baik agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang hadir dalam rangkaian peringatan Haul Guru Tua tahun ini.

Selain itu, pantauan Media Alkhairaat dalam rapat tersebut juga membahas perlunya sikap tegas dari pihak keamanan terhadap para pedagang maupun pengendara yang masih memaksa masuk atau melintas di area festival, meskipun akses jalan telah ditutup oleh panitia. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan para pengunjung selama berlangsungnya Festival Raudhah.

Festival Raudhah SIS Aljufri tahun ini dirancang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan nantinya akan menampilkan pembacaan syair-syair Guru Tua, pagelaran musik religi, pentas seni, stand up komedi religi, jepeng massal, serta sejumlah kegiatan menarik lainnya.