PALU – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sigi menggelar kegiatan safari dakwah Ramadan yang menyasar empat kecamatan di wilayah Kabupaten Sigi. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari berturut-turut, mulai (8-11/3), dengan lokasi di Kecamatan Tanambulava, Marawola, Dolo dan Biromaru.
Ketua Caretaker GP Ansor Kabupaten Sigi, Nanang, menerangkan bahwa safari dakwah tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari syiar Ramadan sekaligus memperingati momentum malam turunnya Al-Qur’an atau Nuzulul Qur’an. Rangkaian kegiatan juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat dan kader Gerakan Pemuda Ansor.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi upaya organisasi untuk memperluas ladang dakwah di bulan suci. Ia melanjutkan kegiatan ini juga menjadi upaya strategis organisasi dalam mempererat hubungan antara kader Ansor, tokoh agama setempat, serta masyarakat yang ada di Kabupaten Sigi.
“Safari dakwah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaring dan mengkonsolidasikan kader dalam rangka memperkuat organisasi,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi sejumlah agenda penting organisasi, di antaranya Konferensi Cabang (Konfercab) GP Ansor Kabupaten Sigi, Latihan Khusus Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Lanjutan atau Susbalan, serta Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) rencana dihelat akhir bulan ini.
Sementara itu, Ketua Majelis Rijalul Ansor Kabupaten Sigi, Ustadz Anwar Larage, dalam tausyiahnya menyampaikan tentang makna dan amalan puasa Ramadan. Ia mengajak umat Islam menjadikan puasa sebagai sarana meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa setiap ibadah yang dijalankan harus berlandasankan niat tulus hanya kepada Allah subhanahu wataala.
Selain itu Pengasuh Ponpes Madinatul Ilmi Dolo itu juga menerangkan bahwa puasa Adalah bulan tarbiyah. Ramadan kata dia, adalah mendidik umat Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa salam untuk menuju predikat takwa. Ia juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan ini sebaik-baiknya. Dengan meningkatkan kualitas dan intensitas ibadah salat, sedekah dan membaca Alquran.
“Ramadan bulan tarbiyah, juga melatih kesabaran, kejujuran, serta meningkatkan kepedulian kepada orang-orang yang membutuhkan” pungakasnya. ***

