PALU- Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Diseperindag Sulteng Donny Iwan Setiawan menyebut harga beras medium dan premium masih merangkak naik, guna menjaga stabilisasi harga beras tingkat konsumen, perum Bulog menyalurkan beras SPHP.

“Harga beras medium dan premium masih merangkak naik. Insya Allah dalam waktu dekat perum Bulog akan menyalurkan beras SPHP guna menjaga stabilisasi harga beras di tingkat konsumen,” tulis Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Diseperindag Sulteng Donny Iwan Setiawan whatsapp diterima, Jumat (11/7).

Berdasarkan data Kamis 10 Juli 2025, harga beras medium seharga Rp15.500/kg, dan beras premium Rp17.500/kg. Cabai merah keriting Rp50.000/kg, cabai merah besar Rp42.500/kg, dan cabai rawit merah Rp65.009/kg.

Sementara harga bumbu dapur dan bahan pokok lainnya, bawang merah Rp52.500/kg, gula pasir curah Rp19.000/kg, gula pasir kemasan Rp19.833/kg, minyak goreng curah Rp18.000/liter, minyak goreng kemasan premium Rp21.833/liter, dan Minyakita Rp15.700/liter.

Kemudian, daging ayam ras Rp32.333/kilogram, telur ayam Rp38.333/kg, daging sapi paha belakang Rp127.500/kg, daging sapi paha depan Rp127.500/kg, daging sapi sandung lamur Rp125.000/kg, dan daging sapi tetelan Rp42.500/kg. Lalu ikan bandeng Rp34.167/kg, ikan teri Rp108.333/kg, ikan tongkol Rp35.000/kg.

Sementara salah satu pedagang pasar Inpres Manonda Fahmi mengatakan, dalam dua pekan terakhir harga tomat mengalami kenaikan cukup tinggi dari harga Rp8000/kg, secara bertahap sampai akhirnya tembus Rp28.000/kg-Rp30.000/kg.

“Kenaikan harga tomat, dipicu banyaknya gagal panen petani, dan tomat dari petani dijual ke luar daerah seperti Manado, Gorontalo dan Ibu Kota Nusantara (IKN),” kata Fahmi.