PALU, MAL – Kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama mengawali perolehan medali pada Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni se-Indonesia Timur (Poros Intim) IV dengan meraih dua medali emas dari cabang olahraga taekwondo.

Dua medali emas tersebut dipersembahkan oleh Adnan pada kategori Tunggal Putra dan Sela Reskiana pada kategori Tunggal Putri dalam pertandingan yang berlangsung di Auditorium UIN Datokarama, Selasa (7/7).

Pada kategori Tunggal Putra, Adnan tampil sebagai juara setelah mengumpulkan 7,799 poin. Ia mengungguli atlet UIN Alauddin Makassar, Alfitra Muhammad Idris, yang meraih 7,049 poin di posisi kedua, serta atlet IAIN Manado, M. Asraf Pelupesi, yang berada di peringkat ketiga dengan 0,466 poin.

Sementara itu, Sela Reskiana meraih medali emas kategori Tunggal Putri setelah membukukan 7,332 poin. Posisi kedua ditempati Amanda Ummu Kalsum dari UIN Alauddin Makassar dengan 7,033 poin, sedangkan Afrilia Ningsih Huani dari IAIN Manado finis di posisi ketiga dengan 5,966 poin.

Official Taekwondo Kontingen UIN Datokarama, Abdul Jalil, S.E., M.M., mengatakan dua medali emas tersebut menjadi raihan emas perdana bagi kontingen tuan rumah pada Poros Intim IV.

“Ini adalah medali emas pertama yang diraih oleh kontingen UIN Datokarama pada pelaksanaan Poros Intim IV di Palu,” ujarnya.

Selain menyumbangkan dua medali emas, Adnan dan Sela Reskiana juga berhasil meraih medali perak pada nomor beregu atau pasangan cabang olahraga taekwondo.

Rektor UIN Datokarama, Prof. Lukman Thahir, mengapresiasi pencapaian para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah mengharumkan nama kampus pada ajang tersebut.

“Ini adalah hasil dari kerja keras, keringat, dan doa seluruh civitas akademika UIN Palu. Bertanding di rumah sendiri memberikan motivasi berlipat ganda bagi kami untuk memberikan yang terbaik,” katanya.

Prof. Lukman berharap raihan dua medali emas itu menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet UIN Datokarama yang masih akan bertanding pada cabang olahraga, seni, maupun riset selama pelaksanaan Poros Intim IV.

Keberhasilan tim taekwondo UIN Datokarama juga dinilai menjadi bukti meningkatnya kualitas pembinaan atlet di lingkungan PTKIN Indonesia Timur, sekaligus menambah daya saing perguruan tinggi keagamaan Islam negeri pada ajang olahraga dan seni tingkat regional. ***