PALU, MAL — Training of Trainer (ToT) dan Pelatihan Kader Nasional (PKN) Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) resmi dibuka Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Alkhairaat, Jamaludin Mariajang, di Asrama Haji Transit Kota Palu, Jumat (18/9).

Dalam arahannya, Jamaludin Mariajang mengatakan, Alkhairaat yang didirikan Habib Idrus bin Salim Aljufri tentu memiliki tujuan. Dalam perjuangannya, Guru Tua berjalan dari satu daerah ke daerah lain untuk membangun madrasah yang jumlahnya cukup banyak dan manfaatnya masih dirasakan hingga saat ini.

“Misi Guru Tua itu sangat jelas, dan pertanyaannya apakah Alkhairaat itu nyata? Sudah pasti nyata, sebab Habib Idrus atau Guru Tua itu Alkhairaat dan hal itu nampak kita lihat monumental yang beliau tinggalkan terus berkembang,” ujar Sekjen PB Alkhairaat.

Menurut dia, ToT dan PKN tersebut merupakan titik awal kebangkitan pemuda Alkhairaat. Menjadi pemuda Alkhairaat, kata Jamaludin, berarti harus siap menjadi pelayan umat sekaligus garda terdepan dalam mengawal misi Alkhairaat di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Quo Vadis Alkhairaat: Menyiapkan Generasi, Menguatkan Kaderisasi dan Meneguhkan Khidmat Alkhairaat Menuju Satu Abad, serta Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

ToT dan PKN yang untuk pertama kalinya dilaksanakan Pengurus Pusat Himpunan Pemuda Alkhairaat (PP HPA) itu diikuti perwakilan komisariat daerah (Komda) se-Sulawesi Tengah. Perwakilan dari sejumlah daerah di luar Sulteng, di antaranya Provinsi Gorontalo dan Manado, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua Umum PP HPA Ashar Yahya mengatakan, pelaksanaan ToT dan PKN tersebut merupakan kegiatan perdana dan diharapkan menjadi wadah lahirnya motor penggerak untuk menghidupkan kembali marwah Alkhairaat, khususnya di kalangan pemuda.

Ia meyakini kerinduan pemuda Alkhairaat untuk berkumpul dalam satu forum dan menuangkan pemikiran positif bagi pembangunan Alkhairaat ke depan telah lama dinantikan.

“hari ini kita kembali bersama membangun silaturahim dan bukan menjadi pembeda, menata masa depan dengan semangat kepemudaan Alkhairaat mengawal misi Guru Tua untuk kemaslahatan umat,” kata Ashar.

Ia juga menekankan bahwa peserta ToT dan PKN pertama tersebut dipersiapkan menjadi bagian dari kepanitiaan Rakornas HPA yang direncanakan berlangsung pada Desember mendatang.

“Insya Allah apa yang telah menjadi niat kita bersama akan berjalan sesuai dengan harapan,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Yayasan Alkhairaat Sis Aljufrie, Asgar Bashir Khan, perwakilan Polda Sulteng, perwakilan Kabinda Sulteng, Kodam Palaka Wira XXIII, Kakan Kemenag Kota Palu, Komda Sigi Yahya A. Landua, Komda Morowali Utara, badan otonom (Banom) Alkhairaat, serta tokoh masyarakat Alkhairaat.