PALU, MAL – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan berbagai bentuk apresiasi bagi masyarakat yang taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mulai dari hadiah emas hingga 13 paket umrah gratis.

Kepala Bapenda Sulteng, Andi Irman, mengatakan masyarakat kini semakin mudah mengecek besaran pajak kendaraan melalui aplikasi Bapenda Sulteng Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store, tanpa harus datang ke kantor Samsat.

Menurutnya, PKB merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berperan penting dalam mendukung pembangunan jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Bapenda terus menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Salah satunya melalui program penghapusan sanksi administratif atau denda pajak kendaraan bermotor sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban perpajakannya dengan lebih ringan,” ujar Andi Irman, Rabu (5/8).

Sebagai bentuk penghargaan kepada wajib pajak yang patuh, Pemprov Sulteng kembali menggelar program undian umrah gratis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2026.

Sebanyak 13 paket umrah disiapkan, masing-masing untuk satu pemenang dari setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Pengundian akan dilakukan bekerja sama dengan Samsat Sulawesi Tengah.

“Program ini bukan semata-mata pemberian hadiah, tetapi merupakan bentuk penghormatan kepada masyarakat yang telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak,” katanya.

Selain umrah, Bapenda juga memberikan hadiah emas kepada wajib pajak yang disiplin. Tahun ini, emas 5 gram diberikan kepada warga Kabupaten Morowali, sedangkan emas 2,5 gram diterima wajib pajak asal Kabupaten Parigi Moutong.

Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, Bapenda menggandeng Tim Penggerak PKK sebagai mitra edukasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Peran perempuan dalam keluarga dinilai strategis untuk memastikan administrasi kendaraan lengkap dan pajaknya dibayarkan tepat waktu.

“Kami berharap para kader PKK dapat menjadi agen edukasi di tengah masyarakat dengan menyampaikan bahwa membayar pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga wujud nyata gotong royong dalam membangun Sulawesi Tengah. Melalui kolaborasi ini, kita ingin mewujudkan keluarga taat pajak, karena keluarga yang tertib administrasi akan melahirkan masyarakat yang sadar hukum, disiplin, dan berkontribusi terhadap kemajuan daerah,” jelasnya.

Bapenda juga mengajak masyarakat memanfaatkan program insentif PKB yang berlangsung pada 3 Agustus hingga 5 September 2026. Selain penghapusan sanksi administrasi, wajib pajak berkesempatan mengikuti undian berbagai hadiah, termasuk umrah gratis.

“Jangan lewatkan kesempatan ini untuk melunasi kewajiban pajak sekaligus memperoleh peluang mengikuti undian apresiasi umrah gratis,” pungkas Andi Irman.**