PALU – Madrasah Aliyah Negeri  Insan Cendekiyah (MAN IC) Palu, melaksanakan masa Ta’aruf siswa tahun ajaran 2017/2018. Kegiatan yang dilaksanakan aula MAN IC itu dihadiri oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Abdullah Latopada dan Kasubdit Sarana Prasarana Direktorat KSKK Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI, Abdullah Alkholis.

Kakanwil Kemenag Sulteng, membuka kegiatan ini, menyampaikan bahwa momentum itu harus dipergunakan sebaik mungkin untuk mengenal suasana baru sekaligus mengenal karakter teman, guru dan begitu juga pada guru harus mengenal karakter anak didik.

Dia mengatakan, MAN IC dihadirkan oleh pemerintah untuk menciptakan insan-insan cerdas masa depan untuk indonesia  yang berotak Habibie dan generasi Islam rahmatan lil alamin. Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW bukan islam radikal.

“Olehnya Kemenag menciptakan insan-insan ini kedepan untuk indonesia, sehingga memberikan fasilitas. Hari ini ini kita kedatangan tamu dari Jakarta yang memberi bantuan yang sekarang kalian lihat ini,  makanya dia tinjau ini sakarang beliau sudah lihat kita sudah gunakan. Insya Allah tahun depan beliau akan bantu lagi,” katanya.

Kakanwil juga berpesan pada senior agar pada masa orientasi siswa nanti tidak ada lagi menggunakan cara kekerasan.

“Tidak ada lagi pakai kekerasan, itu sudah ketinggalan zaman.  Kalau mau disegani harus baik sama ade-ade dan beri contoh yang baik pada adik-adik biar mereka mencontohinya.  Mau dihargai hargai orang lain kan begitu logikanya,”tekannya.

Dia menambahkan, MAN IC adalah madrasah unggulan dari Kemenag yang didesain untuk menciptakan generasi-generasi hebat yang akan menjadi pemimpin masadepan yang memilik mental yang baik. Olehnya dikatakannya, mulai dari asrama tidak ada saling meremehkan tapi harus saling mencintai, menyayangi dan memahami terlebih siswa-siswa datang dari berbagai daerah yang ada di indonesia.

“Hari ini kalian belum sadari kalau kalian itu menjadi pemimpin, sehingga mulai detik ini kalian harus bertekad suatu saat nanti akan menjadi orang heba, orang yang membanggakan orang tua. Caranya sabar, tekun dan banyak belajar dari pengalaman,”ucapnya.

Sebelumnya, di kesempatan yang sama,  Abdullah Alkholis menyampaikan selayang padang tentang MAN IC yang saat ini sudah berdiri sebanyak 20 kampus se Indonesia.

Abdullah Alkholis juga menyampaikan bahwa keberadaan kampus MAN IC pada dasarnya tidak serta merta berdiri bagus seperti MAN IC Serpong, tapi harus melalui tahapan.

“Insya Allah tiba saatnya MAN IC kota Palu akan mengukir prestasi, melalui ade-ade yang baru saja diterima tahun ajaran 2017 ini. Tahun depan melalui anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dari pemerintah kita akan bangun Lab terpadu dan perpustakaan,”katanya.

Olehnya, Abdullah Alkholis menyampaikan pada peserta didik baru, untuk tidak memikirkan soal masih adanya fasilitas yang belum terbangun di MAN IC Palu, tapi harus konsentrasi belajar agar bisa menunjukan bahwa madrasah lebih baik dan lebih baik madrasah.

“Tidak usah kalian fikirkan karena sudah ada bagiannya yang memikirkan soal pembangunan,” pesannya.

Kepala MAN IC Palu, Soim Anwar menjelaskan bahwa Masa ta’aruf  memiliki beberapa tujuan. Dua diantaranya adalah mendorong siswa untuk bersikap proaktif dalam mengenali seluruh civitas, sehingga timbul perasaan lebih aman nyaman dan tercipta rasa persaudaraan, serta menumbuhkan prilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap aling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki integritas, etos kerja dan semangat gotong royong. (YAMIN)