JAKARTA, MAL – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru dalam perombakan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).
Pelantikan berlangsung pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Pengangkatan Suahasil sebagai Menteri Keuangan tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
Dengan keputusan tersebut, Purbaya mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan setelah menjabat selama satu tahun lebih enam hari sejak dilantik pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Sebelum pelantikan berlangsung, Suahasil tiba di Kompleks Istana Kepresidenan pada pukul 14.44 WIB. Ia mengaku baru menerima informasi terkait pelantikan pada pagi hari.
“Saya disampaikan tadi pagi dan untuk bersiap pada sore hari ini,” kata Suahasil kepada wartawan.
Sementara itu, Purbaya sebelumnya menghadiri rapat kerja gabungan dengan Komite IV DPD RI. Saat rapat berlangsung, Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi mengungkapkan adanya panggilan dari Istana yang meminta Purbaya segera hadir.
“Tadi saya sampaikan Pak ada telepon, jadi tolong dicek ada telepon dari Istana, dari Mensesneg,” ujar Ahmad Nawardi.
Ia menambahkan, “Katanya ada urusan penting dipanggil ke Istana oleh Pak Mensesneg. Tapi kan Pak Purbaya lagi bicara, enggak pegang HP, akhirnya kita putus tidak dilanjut di rapat.”
Usai dilantik, Suahasil menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.
“Tentu ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga saya bisa menjalankan amanat dari Presiden,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya menjalankan amanah tersebut sesuai arahan Presiden.
“Saya menyampaikan terimakasih atas kepercayaan tersebut dan semoga bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh bapak Presiden,” katanya.
Menurut Suahasil, salah satu arahan utama Presiden adalah menjaga keuangan negara dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“APBN harus kredibel,” ujarnya.
Selain itu, ia memastikan defisit anggaran tetap dijaga sesuai target pemerintah.
“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” kata Suahasil.
Suahasil bukan sosok baru di Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya menjadi Menteri Keuangan, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo dan tetap melanjutkan jabatan tersebut pada masa pemerintahan Prabowo. Ia juga pernah menjadi Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 2015 dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal definitif pada 2016.
Pelantikan Suahasil menjadi bagian dari perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo menjelang dua tahun masa pemerintahannya. Keputusan tersebut ditegaskan melalui Keppres Nomor 97/P Tahun 2026 yang menetapkan Suahasil sebagai Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
