PALU – SMA Al Azhar Mandiri Palu turunkan 65 siswa membersihkan sampah di sekitar lokasi pelaksanaan Haul ke-58 Sayyid Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua), di kompleks Alkhairaat, Kota Palu, Rabu (1/4) siang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para siswa memungut sampah berupa sisa makanan dan minuman yang ditinggalkan jemaah di tengah berlangsungnya kegiatan, dan diawasi oleh Tim Kesiswaan sekolah tersebut.
Mereka bekerja sama membawa kantong plastik besar sambil menyisir area jalan hingga sekitar pusat kegiatan.
Keterlibatan para siswa tersebut merupakan bagian dari tugas sekolah dalam mendukung pelaksanaan haul, termasuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini juga rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk partisipasi aktif sekaligus penanaman nilai kepedulian sosial kepada para pelajar,” ujar Kepala SMA Al Azhar Mandiri Palu, Arafat, S.IP.
Aksi bersih-bersih ini menjadi wujud penghormatan terhadap Guru Tua, ulama besar pendiri Alkhairaat yang dikenal atas keteladanan dan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Islam di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Selain itu, kegiatan tersebut juga mencerminkan kesadaran kolektif pihak sekolah dalam mengambil hikmah dan inspirasi dari perjuangan Guru Tua.
Sejumlah masyarakat yang berada di lokasi turut memberikan apresiasi atas keterlibatan para siswa dalam menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Salah satu panitia pelaksana haul, Hady Wijaya, mengaku menyambut positif aksi tersebut.
Menurutnya, keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab sejak dini.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi para siswa. Ini adalah contoh nyata kepedulian generasi muda, tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga berkontribusi menjaga kebersihan dan ketertiban,” ujar Hady. Atas nama panitia, Hady berharap keterlibatan aktif seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi peserta lainnya, dalam menjaga lingkungan selama pelaksanaan haul.

