DONGGALA – Anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Fraksi Perindo, Nasir Abdul Fattah menggelar reses di Dusun Boya, Desa Loli Tasiburi, Kecamatan Banawa, Rabu (04/03).

Reses tersebut dihadiri Kepala Desa Loli Tasiburi, Ludin, Ketua LPM Iksan, serta puluhan warga setempat yang antusias menyampaikan aspirasi secara langsung.

Dalam reses tersebut, warga mengusulkan sejumlah kebutuhan mendesak di wilayah mereka, di antaranya normalisasi sungai untuk mencegah banjir saat musim hujan, perbaikan drainase, penyediaan air bersih, serta upaya mengurangi angka pengangguran di Desa Loli Tasiburi.

Sejumlah warga juga berharap adanya investor yang dapat membuka lapangan kerja, seperti perusahaan air minum dalam kemasan.

Infrastruktur jalan juga menjadi salah satu aspirasi warga. Warga berharap dilakukan peningkatan jalan dan diberikan penerangannya menuju wisata air terjun.

Selain itu, masyarakat nelayan meminta bantuan perahu dan mesin, pembangunan posyandu, serta dukungan pengembangan UMKM bagi ibu-ibu rumah tangga.

Salah seorang warga Dusun Boya, Rahmat, mengatakan persoalan banjir dan air bersih menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.

“Kami berharap normalisasi sungai bisa segera dilakukan, karena kalau musim hujan air sungai itu meluap seperti lalu. Selain itu, air bersih juga masih menjadi kebutuhan utama warga,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Nasir menyatakan akan menampung seluruh usulan masyarakat untuk diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Donggala.

“Semua masukan dari warga akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai mekanisme yang ada. Kami akan berupaya memperjuangkan program prioritas yang memang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat,” katanya.

Di kesempatan yang sama, ia juga menyerahkan satu unit sound system kepada warga Desa Loli Tasiburi.

Bantuan tersebut diberikkan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.

Nasir mengatakan, sound system itu diperuntukkan bagi Majelis Taklim atau kegiatan pengajian, serta dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan di Desa Loli Tasiburi.

“Bantuan ini saya serahkan secara pribadi ini untuk mendukung kegiatan majelis taklim dan juga bisa digunakan dalam kegiatan sosial masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan pihaknya akan mengupayakan bantuan serupa bagi desa lain sesuai kemampuan anggaran.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama untuk kepentingan masyarakat.

Selain sound system, warga juga mengusulkan bantuan tenda untuk kegiatan sosial, termasuk saat ada warga yang berduka.

“Terkait permintaan tenda untuk kegiatan duka dan kegiatan masyarakat lainnya, Insya Allah akan kami upayakan sesuai mekanisme dan ketersediaan anggaran,” kata Nasir. ***