DONGGALA – Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Mohamad Yasin, menghadiri panen raya padi sawah di Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Rabu (15/04).
Pada kesempatan itu, Yasin menyampaikan harapannya agar hasil panen petani Sojol dapat diserap langsung oleh Bulog dan BUMDes, tanpa melalui tengkulak.
“Gabah bapak ibu harus dibeli dengan harga yang bagus. Kami akan dorong Bulog dan BUMDes beli langsung ke petani, jangan lewat tengkulak yang main harga,” katanya.
Yasin juga menyampaikan komitmen DPRD untuk mengawal anggaran irigasi, distribusi pupuk bersubsidi, serta mendorong hilirisasi beras Siboang agar memiliki nilai tambah di tingkat desa.
Menurutnya, dengan potensi lahan sekitar 800 hektare dan dua kali musim tanam per tahun, nilai panen petani Sojol berpotensi melampaui Rp100 miliar per tahun, apabila didukung alat mesin pertanian yang memadai.
Ia menyebutkan, anggaran daerah difokuskan pada empat prioritas utama: pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan, termasuk penanganan dampak bencana alam yang berlanjut dari 2025 hingga awal tahun 2026 ini.
“Kita memastikan sektor pertanian di Kabupaten Donggala dapat memberikan dampak postif bagi kemajuan daerah. Kita memperbaiki distribusi pupuk dan sarana produksi, mendorong pengolahan hasil pertanian di tingkat desa agar memberikan nilai tambah, serta memastikan Donggala berperan aktif dalam mendukung swasembada pangan nasional 2026,” pungkasnya. ***

