PALU, MAL– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen Pol Nasri, resmi mencanangkan program Polda Sulteng Bedah Rumah pada Sabtu, 20/06, di kediaman Nirfan, warga Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Inisiatif bakti sosial ini digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, menunjukkan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Pencanangan program Polda Sulteng Bedah Rumah ini ditandai dengan dimulainya renovasi salah satu rumah warga yang menjadi sasaran bantuan sosial. Kegiatan penting ini dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, termasuk Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, serta para pengurus Bhayangkari Daerah Sulteng, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda Brigjen Pol Nasri menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan personel yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan program ini. Beliau menekankan bahwa program Polda Sulteng Bedah Rumah adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan tempat tinggal layak huni.
“Program ini bertujuan untuk mewujudkan rasa cinta kasih, semangat tolong-menolong, dan kepedulian Polda Sulteng kepada masyarakat serta keluarga besar Polri yang membutuhkan tempat tinggal layak,” kata Kapolda Brigjen Pol Nasri.
Nasri menjelaskan bahwa awalnya, Polda Sulteng merencanakan renovasi tiga unit rumah, yaitu milik purnawirawan Polri, anggota Polri, dan masyarakat umum. Namun, pascagempa bumi yang melanda beberapa wilayah Sulteng, sebagian program Polda Sulteng Bedah Rumah dialihkan untuk membantu warga yang rumahnya terdampak bencana.
Tidak hanya di tingkat Polda, seluruh jajaran Polres di Sulawesi Tengah juga turut serta melaksanakan program Polda Sulteng Bedah Rumah. Masing-masing Polres merenovasi satu unit rumah di wilayah hukumnya, memperluas jangkauan manfaat dari kegiatan sosial ini.
Kapolda berharap, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat konkret bagi para penerima bantuan, tetapi juga semakin mempererat hubungan emosional dan sinergi antara Polri dan masyarakat. Ini adalah upaya untuk membangun lingkungan yang lebih baik secara bersama-sama.
“Dengan kegiatan ini kami berharap dapat memperkuat tali persaudaraan serta meningkatkan kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan lebih baik,” ujarnya.
Senada dengan Kapolda, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menyatakan bahwa program Polda Sulteng Bedah Rumah merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80. Kehadiran Polri tak hanya melalui keamanan, tetapi juga kegiatan sosial.
“Kami berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat membutuhkan, terutama mereka tinggal di rumah kurang layak huni maupun terdampak bencana. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat,” kata Kabid Humas Kombes Pol Djoko Wienartono.
“Melalui program bedah rumah tersebut, kami berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat terus terpelihara demi terciptanya situasi kamtibmas aman, nyaman, dan kondusif di Sulawesi Tengah,” tutup Kabid Humas.**

