JAKARTA, MAL – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meraih enam penghargaan PROPER Hijau dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta.
Capaian ini mengukuhkan kinerja pengelolaan lingkungan Pertamina yang melampaui kepatuhan regulasi.
Penghargaan itu diserahkan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, pada Selasa, 07 April 2026. Torehan ini menunjukkan operasional Pertamina yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Enam unit operasi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang meraih penghargaan PROPER Hijau tersebut meliputi Integrated Terminal Makassar, Integrated Terminal Bitung, Fuel Terminal Parepare, Fuel Terminal Poso, Integrated Terminal Gorontalo, dan Aviation Fuel Terminal Hasanuddin.
PROPER Hijau merupakan kategori tertinggi untuk perusahaan yang tidak hanya patuh pada regulasi lingkungan, tetapi juga menunjukkan kinerja melampaui kepatuhan (beyond compliance). Hal ini dicapai melalui inovasi, efisiensi sumber daya, serta pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan, pencapaian enam PROPER Hijau ini adalah hasil konsistensi dan kolaborasi seluruh unit operasi dalam menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan.
“Penghargaan PROPER Hijau ini mengapresiasi upaya kami dalam pengelolaan lingkungan. Kami terus mendorong seluruh unit operasi agar tidak hanya patuh regulasi, tetapi juga menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” kata Lilik.
Lilik menambahkan, keberhasilan ini didukung sinergi pemangku kepentingan dan partisipasi masyarakat dalam program pemberdayaan. “Kami akan memperkuat implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) serta menghadirkan program yang berorientasi pada keberlanjutan dan kemandirian masyarakat,” kata Lilik.
Dengan pencapaian ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan posisinya sebagai pionir dalam pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut. ***

